oleh

Tidak Hanya Peduli DBD, Kader Jumatik Pun Diberi Pelatihan Damkar

TANGSEL, KICAUNEWS.COM– Selain di ajak peduli terhadap lingkungan untuk mengantisipasi merebaknya kasus demam berdarah (DBD), sejumlah kader jumantik (juru pemantau jentik) diberikan penyuluhan dalam mengantisiasi bila terjadi kebakaran yang digelar di Aula PGRI, Kelurahan Parigi Baru Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangetang Selatan (Tangsel) Rabu, 24/5/2017

Kepala unit pelaksana teknis (UPT) Puskesmas Parigi Ia Solihat menjelaskan, kebakaran terjadi 90 persen penyebabnya akibat hubungan arus pendek listrik atau korsleting. Sedangkan 10 persen akibatnya dari Gas elpiji yang bocor disebabkan oleh faktor kelalaian manusia, saat menyalakan kompor untuk memasak.

“Akibat bencana tersebut dipastikan telah menyebabkan kerugian harta benda. Kami bekerjasama dengan kantor pemadam kebakaran agar kader Jumantik juga dibekali pengetahuan untuk mengatasi kebakaran, selain mereka menjadi relawan merebaknya Virus DBD. Artinya, masyarakat perlu diberikan pengetahuan, karena kegiatan ini, merupakan program berbasis lingkungan,” kata Ia Solihat

Sementara itu, Kabib Pencegahan dan Pengendalian Damkar Kota Tangsel Toni didampingi Kasi Pengawasan Widada menjelaskan, secara periodik dan berkesinambungan pihaknya terus menggulirkan program sosialisasi kepada masyarakat umum. Seperti melalui pelatihan pelatihan bimbingan teknis maupun simulasi penanggulangan bahaya kebakaran di gedung-gedung lokasi sentra kegiatan perekonomian.

“Kerjasama dengan pihak Puskesmas melalui relawan Jumantik, diharapkan mampu memberikan edukasi deteksi dini ketika menghadapi insiden yang berpotensi terjadinya kebakaran. Dari para kader jumantiklah kita berharap bisa memberikan pengetahuan mengatasi apabila terjadi kebakaran dan tidak panik,”ujarnya

Toni menambahkan, kami Memberikan pemahaman kepada warga agar lebih dini dapat mengetahui cara pencegahan dari bahaya kebakaran sebelum terjadi dan dapat mengendalikan pada saat terjadi kebakaran, terutama ibu-ibu rumah tangga yang setiap harinya bersentuhan dengan bahan bakar gas,”imbuhnya

Baca juga :  Cangkul dan Sekop Jadi Senjata Satgas TMMD Kronjo
Kader Jumatik Usai Diberi Pembekalan Damkar

Dalam kesempatan itu, terlihat sejumlah relawan Jumantik dan pegawai Puskesmas antusias mencoba menggunakan APAR serta memadamkan api menggunakan media karung yang telah dibasahi air.(AbH)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru