oleh

Akademisi UIN Kritisi Masih Banyaknya Miras di Kota Tangsel

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Walikota Tangerang Selatan, Hj. Airin Rachmi Diany mengakui, peredaran minuman beralkohol di Tangerang Selatan akan selalu ada, sebab permintaan miras juga begitu tinggi.

Berita Terkait : 26 Ribu Botol Miras Dimusnahkan, Pengamat : Perda Miras Harus Membumi 

Pengamat : Pemusnahan Miras Tak Melulu Menjelang Ramadhan 

Usai jadi pembina upacara diacara HUT Satpol PP, Selasa (23/05) di lapangan Cilenggang, Airin menjelaskan peredaran minuman beralkohol akan selalu ada, sebab ada suplay dan demand tetapi jika masyarakat Tangsel sesuai moto Cerdas, Modern, dan Religius dan tidak mau melanggar aturan agama, Tangsel akan bebas miras.

“Pasti itu akan selalu ada, satu sisi ada suplay dan demand. Jadi masyarakat sendiri nyari. Tapi kalau masyarakatnya sesuai Moto Tangsel, cerdas modern dan religius. Serta tidak mau melanggar larangan agama masing-masing, Tangsel bebas miras,” jelas Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany.

Melihat hal tersebut, Airin tidak akan mundur dan akan menindak tegas peredaran miras di kota Tangerang Selatan, “Pada intinya bagaimana kita tidak boleh berhenti, tidak boleh menyerah untuk terus melakukan penindakan hukum atas perda yang ada,” ujar Airin. 

Selain itu, Airin juga menambahkan, meski marak tempat hiburan malam seperti resto, cafe, karoke dan hotel di kota Tangerang Selatan, pemkot Tangerang Selatan memastikan tak akan melegalkan miras di wilayah tersebut.

“Masyarakat tangsel tidak mau legalisasi miras, permintaan memang ada, untuk yang di hotel. Karena ada persyaratan katanya hotel bintang 3,4,5. Tapi ini sedang kita kaji,” tambah Airin.

Airin memastikan, lahirnya Perda larangan miras tersebut tumbuh, hadir dan ada atas inisiatif dan permintaan dari masyarakat. “Perda ini tumbuh, hadir dan ada atas inisiatif permintaan dari masyarakat, otomatis masyarakat tidak mau ada miras di tangsel,” ujar Airin.

Baca juga :  Pelantikan Partai Golkar DPD II Kota Tangsel Biasa Aja

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Provinsi Banten, yang juga Dosen UIN Jakarta, Son Haji Ujaji menegaskan, Pemkot Tangerang Selatan harus menindak lanjuti peredaran miras yang ada di Tangerang Selatan, ini penting dilakukan agar Perda No 4 Tahun 2014 bisa membumi.

Son Haji Ujaji, Dosen di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,

“Pemerintah kota Tangerang Selatan, harus mengambil langkah yang tegas dan tanpa kompromi terhadap pengedar Miras. Bila perlu ditindaklanjuti dengan adanya sangsi yang berat bagi pengedar Miras, sebab pangkal kejahatan salah satunya dimulai dari Miras.” tegas Son Haji di tempat terpisah saat dihubungi wartawan kicaunews.com, melalui pesan Wats Apps.

Sekedar informasi, di kota Tangerang Selatan terdapat Perda No 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perizinan dan Pendaftaran Usaha Perindustrian dan Perdagangan, dalam pasal 122 diatur secara spesifik mengenai peredaran miras.

Bahwa Pemkot Tangsel tidak menerbitkan izin usaha Industri, izin impor, izin edar dan SIUP bagi pelaku usaha minuman beralkohol serta melarang setiap orang atau badan memproduksi, mengedarkan serta memperdagangkan minuman beralkohol. (Red- Haji Merah/ Kicaunews.com)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru