oleh

Jelang Ramadhan Inflasi Meningkat, Disperindag Tangsel Lakukan Pengawasan

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Dinas Industri dan Perdagangan menghimbau agar pelaku usaha di pasar tradisional maupun di pasar modern, menjual bahan poko dengan harga sewajarnya. Jika penjualan harga bahan pokok dilakukan sebanyak 25 persen, Pemerintah kota Tangerang Selatan akan melakukan intervensi harga di pasaran.

Berita Terkait:  Harga Bapok di Tangsel Stabil, Pengamat: Pemerintah Harus Waspada 

25 Persen Harga Bapok Naik, Disperindag Tangsel Siap Turun Ke Pasar 

Demikian disampaikan Kepala Bidang Industri Perdagangan, Dinas Industri dan Perdagangan kota Tangerang Selatan, H. Feri Fayakun, Senin, (22/05) saat disambangi wartawan kicaunews.com diacara Gugus Kendali Mutu Industri Kecil, di Hotel Palanaya, BSD Serpong Tangerang Selatan. Baca Juga : Daging Segar dan Beku Ada di Pasar, Disperindag Tangsel : Kita Prioritaskan Daging Segar 

“Kami meminta pedagang, menjual barang dengan harga wajar, kalau naiknya 30 persen gak bisa itu namanya gila, kalau naiknya wajar itu di bawah 10 persen itu tidak apa-apa wajar.” kata Feri kepada wartawan.

Bersama Dinas Kesehatan, menjelang ramadhan ini, tambah Feri, Dinas Industri dan Perdagangan kota Tangerang Selatan, akan melakukan pengawasan terpadu di pasar-pasar, dengan tujuan mengecek harga dilapangan.

“Bersama Dinas Kesehatan, kami Dinas Industri dan Perdagangan akan cek harga dilapangam (Pasar), kita akan melakukan pemantauan, dan kita juga akan gandeng media, agar tau dilapangan harganya berapa,” tambah Feri.

Pengawasan terpadu ini, lanjut Feri akan dilakukan ditempat sidak, dan dalam pengawasan tersebut akan dilakukan disemua pasar di Tangerang Selatan, untuk mengecek semua harga pangan dan kebutuhan pokok.

“Nanti kita akan adakan yang namanya kawasan terpadu, kita akan cek makanan dilapangan, kita kan gak tau apakah makanan itu mengandung formalin, borak atau lainya, makanya kita cek semuanya, makanya perlu ada dinas kesehatan, kita akan cek di tempat.” lanjut Feri.

Baca juga :  Walikota Tegal hadiri Tabligh Akbar dan Khaul Mbah Keramat Muara Reja

Menanggapi hal tersebut, ditempat terpisah, Pengamat Ekonomi dan Kebijakan Publik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Djaka Badranaya menjelaskan, pada momen puasa dan lebaran sebagaimana tren data, angka inflasi cenderung meningkat, ini wajar sebab potensi permintaan meningkat, namun meskipun begitu ini perlu diantisipasi.

Red. Kicaunews.com

“Moment puasa dan lebaran dari tren data cenderung menunjukan inflasi meningkat, hal ini wajar mengingat potensi permintaan yang meningkat pada bulan puasa dan lebaran, ini perlu di antisipasi dengan memastikan arus suply pasokan mencukupi, agar terjadi kestabilan harga di pasar.” jelas Pengamat Ekonomi UIN Jakarta, saat dihubungi wartawan kicaunews.com.

Samping Kiri, Kepala Bidang Industri Perdagangan, Dinas Industri dan Perdagangan kota Tangerang Selatan, H. Feri Fayakun. Diacara Bimtek, Gugus Kendali Mutu, yang di Laksanakan oleh Dinas Industri dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan, Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Industri Kecil di Tangsel. Dok. Istimewa. Red. Kicaunews.com. Senin (22/05).

Sekedar informasi, sebagaimana diberitakan sebelumnya, menjelang bulan ramadhan di Tangerang Selatan, telah terjadi kenaikan harga bahan pokok, kenaikan tersebut terjadi di Pasar Serpong Tangsel, ada pun harga bahan pokok yang mengalami kenaikan, diantaranya, Bawang Putih, Bawang Merah, dan Telur ayam. (Red- Haji Merah/Kicaunews.com).

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru