oleh

BEM Nasionalis : Jokowi Harus Serius Tanggapi Tuntutan Kami

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Ratusan mahasiswa yang terhimpun dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Nasionalis menggeruduk Istana Negara dan Gedung Dewan Perwakilam Rakyat, Senin (22/05) di Jakarta Pusat. Aksi yang dilakukan mahasiswa ini sebangai bentuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tiga tuntutan aksi, mengenai permasalah yang terjadi di Indonesia, diantaranya masalah Pendidikan, Ekonomi dan Politik.

Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Nasionalis, Riyan Hidayat berharap tuntutan yang disuarakan tidak hanya di dengar oleh pemerintah, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk implementasi kebijakan.

“Kita tidak mau ini semua hanya angin surga. Pendidikan nirlaba harus diwujudkan. Kemandirian ekonomi harus kita rasakan. Dan kondusifitas politik harus terjaga.” ujar, Riyan. 

Senada dengan Riyan, Presiden Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten Muhammad Syamsul Hidayat, menegaskan Jokowi dan DPR harus serius menyikapi persoalan yang disampaikan mahasiswa mengenai tiga tuntutan tersebut.

“Jokowi dan DPR harus serius menyikapi persoalan yang kita sampaikan hari ini mengenai pendidikan, ekonomi dan politik, sebab aksi kami hari ini bukan hanya momentum hari kebangkitan Nasional saja,” Jelas Syamsul dalam keterangan tertulisnya sebagaimana diterima redaksi.

Mahasiswa yang akrab disapa Maci ini juga menambahkan, mahasiswa akan terus mengawal pemerintahan Jokowi bersama-sama untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

“Kami akan selalu mengawal pemerintahan bersama sama, untuk mewujudkan masyarakat adil makmur, sesuai yang di amanatkan Undang-undang.” tambah Maci.

Berikut tuntutan aksi Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Nasionalis.

1.Dalam bidang pendidikan kami meminta kepada pemerintah untuk menghentikan komersialisasi dalam dunia pendidikan dengan menghapuskan sistem UKT BKT dan PTNBH yang kami nilai tidak pro terhadap rakyat.

2. Sektor ekonomi kami meminta kepada pemerintah untuk berhenti hutang kepada luar negeri dengan memaksimalkan pendapatan sektor pajak dan bumn agar negara kita berdikari secara ekonomi tanpa intervensi asing.

Baca juga :  Sang Waliyullah Dan Sang Proklamator

3. Kami meminta kepada pemerintah untuk segera menyelesaikan permasalahan-permasalahan politik yang berkepanjangan yang bisa memecah belah antar suku budaya untuk menjaga NKRI. (Red- Haji Merah/Kicaunews.com).

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

1 comment

Berita Terbaru