oleh

Duhhh… Harga Meroket, Pelaku UKM Jakarta Ngeluh Jelang Ramadhan

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — hiruk pikuk dan desas desus harga sembako naik jelang ramadhan akhirnya terjawab. Para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mulai merasakan naiknya harga beberapa bahan pokok yang menjadi bahan utama dalam usaha mereka ditambah kenaikan tarif listrik yang sudah hampir tiga kali mengalami kenaikan dalam tahun ini.

Reza, salah satu pelaku UKM yang bergerak dalam penjualan minuman tradisional bandrek ini mengeluhkan bahan baku jahe yang menjadi bahan utama dalam memproduksi usahanya.

“Bulan ini menjadi bulan terberat dalam usaha minuman bandrek. Dari beberapa cabang yang mesti saya supply minuman bandreknya, bahan baku jahe merah yang tadinya ada di angka 22 ribu per kilo sekarang menjadi 40 ribu di suppiler. Bayangkan hampir seratus persen naiknya,” kata Reza saat dimintai keterangannya dikedai Bandrek Jempol Miliknya dibilangan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Kamis (18/5).

Bang reja menuturkan, Namun dengan tingginya harga jahe, tidak mengurangi racikan jahe pada bandreknya agar tidak mengubah rasa yang sudah menjadi khas minuman bandreknya.

“Kita mencoba untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan tanpa mengurangi racikan yang bisa mengubah rasa. Saya percaya dengan menjaga rasa, pelanggan tidak akan lari dan justru akan bertambah. Rejeki sudah ada yang ngatur tinggal kita berusaha dan terus berdoa,” jelasnya.

Reja pun menuturkan, yah beginilah nasib pelaku Usaha kecil, selalu saja dibenturkan dengan kenaikan harga. “Mudah-mudahan harga kembali stabil,” harapnya.

Sampai berita ini diturunkan, sepekan menjelang ramadhan harga sembako dan daging sudah mulai meroket disejumlah daerah.(Widhy)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru