oleh

Polemik Harga Sembako Jelang Ramadhan, Kemendag dan ICMI Saling Berikan Penegasan

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Sudah menjadi budaya tahunan, menjelang bulan suci ramadhan harga-harga bahan pokok mengalami kenaikan. Dalam mengantisipasi hal itu, Kementerian Perdagangan akan terus melakukan koordinasi dengan pelaku usaha, salah satunya dengan Perum Bulog, Gimni, Aimni dan juga Aprindo.

Koordinasi ini sengaja dilakukan oleh Kemendag, dalam rangka mengantisipasi harga-harga bahan pokok menjelang bulan ramadhan. Demikian disampaikan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Ir. Tjahya Widayanti, Rabu (17/05) saat dihubungi wartawan kicaunews.com melalui pesan WhatsApp.

Dalam pesan WhatsAppnya, Ir. Tjahya Widayanti menjelaskan koordinasi Kemendag dengan pelaku usaha sebagai salah satu langkah yang tepat untuk dilakukan sebagai upaya penetapan Harga Eceran Tertinggi di ritel modern, dan juga memfasilitasi MOU pada pelaku usaha.

“Ritel modern diminta untuk melaksanakan kesepakatan MoU tersebut mulai 10 April 2017 yaitu menjual gula Rp.12.500/kg, daging beku Rp.80.000/kg, dan Minyak Goreng Kemasan Sederhana Rp 11.000/liter, untuk mendukung upaya tersebut, distributor gula, produsen minyak goreng, Perum Bulog dan ADDI diminta untuk memasok ke ritel modern.” jelas Ir. Tjahya Widayanti kepada KICAUNEWS.com.

Selain itu, Kemendag juga sejauh ini, tambah Ir. Tjahya telah melakukan koordinasi dengan Instansi-instansi terkait, untuk terus memantau harga-harga kebutuhan pokok di pasaran, disetiap provinsi.

“Kemendag telah mengadakan Rakor dan telah melakukan pemantauan pada bahan pokok dengan Kepala Dinas Indag Provinsi seluruh Indonesia pada 22 Maret 2017, untuk membahas kesiapan stok/pasokan dan harga barang kebutuhan pokok menjelang Puasa dan Lebaran 2017/1438 H.” tambah Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Ir. Tjahya Widayanti.

Mendag dan para Eselon 1 Kemendag, lanjut Tjahya, telah melaksanakan Rapat Koordinasi serta telah melakukan  pemantauan stok atau pasokan dan harga barang kebutuhan pokok di 31 daerah, dalam bentuk sidak ke tempat-tempat Bahan Pokok.

Baca juga :  Waka Polres Pandeglang Pimpin Apel Pagi di Polsek Bojong dan Ramah Tamah Kepada Muspika Serta Tokoh Setempat

“Mendag telah melakukan sidak di gudang barang kebutuhan pokok di wilayah Jakarta dan Bekasi pada 27 April 2017 (gudang gula), dan 28 April 2017 (gudang minyak goreng dan daging beku, peyediaan stok minyak goreng sebanyak 1,5 juta liter untuk antisipasi gejolak harga,” lanjut Tjahya.

Tjahya menegaskan yang berkewenangan melakukan penyaluran dan distribusi stok bahan pokok hanya pemerintah, jika sewaktu-waktu terjadi gejolak harga.

“Kewenangan penyaluran/distribusi stok tersebut ada di tangan Pemerintah, jika sewaktu-waktu terjadi gejolak harga.” tegas Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Tjahya panggilan lengkapnya Tjahya Widayanti dalam pesan singkatnya di WhatsApp.

Senada dengan Tjahya, ditempat terpisah, Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Se- Indonesia (ICMI) Lebak Usep Mujani menilai, langkah pemerintah dalam mengantisipasi gejolak kenaikan harga bahan pokok, harus benar-benar dipastikan sesuai dengan validasi data.

“Pemerintah tidak hanya memastikan stok aman dan tersedia. Namun juga harus memastikan proses distribusi sembako ini bisa terkendali. pemerintah harus memastikan berapa stok bahan pokok yang tersedia dan angka kebutuhan masyarakat selama Ramadhan,” ujar Ketua ICMI Lebak, Usep Mujani

Selain itu, Usep juga menyarankan agar, pemerintah bisa memastikan beberapa hal, salah satunya masalah validasi data,  dan data-data tersebut harus diungkap ke publik serta dipertanggung jawabkan, kemudian memangkas rantai distribusi.

“Pemerintah harus memastikan berapa stok bahan pokok yang tersedia dan angka kebutuhan masyarakat selama Ramadhan, dan memangkas rantai distribusi, faktor yang dapat mengganggu proses distribusi sembako salah satu nya disebabkan okeh rantai distribusi yang panjang.” ujar Usep Mujani saat dimintai keterangan oleh wartawan kicaunews.com, ditempat terpisah. (Red-Haji Merah/Kicaunews.com).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru