oleh

Diamankan Warga Saat Curanmor, Kapolsek Ciputat: Masyarakat Harus Waspada

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Meningkatnya angka pencurian sepedah motor atau Curanmor di Ciputat, Tangerang Selatan, membuat masyarakat resah dan tidak nyaman. Rabu (09/05) satuan polisi yang tehimpun dalam Kapolsek Ciputat berhasil membekuk pelaku Curanmor bernama Agus, di Jl. KH. Dewantoro Rt 02 Kel. Sawah Lama Ciputat, Tangerang Selatan.

Pelaku yang berhasil diamankan warga ini, sebelumnya sudah melakukan aksinya sebanyak tiga kali, dengan modus patah stang dan sambung kabel kontak. Petugas berhasil mengamankan barang bukti.

Melihat kejadian tersebut, Kapolsek Ciputat, Komisaris Polisi (Kompol) menghimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan pengguna sepedah motor saat parkir harus menggunakan kunci ganda.

“Kepada masyarakat, terkait dengan adanya Pencurian Sepedah Motor, mari kita tingkatkan kewaspadaan, kemudian gunakan kunci ganda, kemudian parkir ditempat-tempat umum, kalau parkir di rumah gunakan kunci Ganda.” ujar Kapolsek Ciputat, Kompol Tatang Syarif, Rabu (17/05) saat dimintai keterangan pers oleh wartawan.

Sampai berita ini diturunkan, Kapolsek Ciputat masih mengembangkan kasus Curanmor yang saat ini terjadi. Selain itu hasil pengembangan kasus, Kapolsek mentersangkakan, 2 DPO diantaranya Tio, dan Montay.

Berikut kronologi kejadian Pencurian Sepedah Motor yang terjadi di Sawah Lama Ciputat.

Sekitar pukul 03.00 wib, Unit Opsal mendapatkan informasi dari warga bahwa telah terjadi pencurian kendaraan sepedah motor. Mendengar kejadian tersebut Team Opsnal yang sedang melalukan observasi langsung mendatangi TKP dan ternyata pelaku sudah diamankan warga, disaat itu pula pelaku beserta barang buktinya diamankan ke Komando.

Pelaku Pencurian tersebut merupakan anak Punk bernama Agus. Pelaku melakukan aksinya sendirian dengan cara mematahkan stang motor dan selanjutnya sambung kabel kontak menggunakan obeng.

Setelah pelaku berhasil membongkarnya, pelaku pun mendorong motor yang sudah dicuri. Berdasarkan penuturan saksi Muhammad Yusuf saat ditanya tidak bisa menjawab akibatnya pelaku diamankan warga, dan selanjutnya diserahkan ke petugas.

Baca juga :  PUKADHALI Desak Kemen ESDM dan KLHK Hentikan Proyek Geothermal Gunung Lawu

Pelaku melakukan pencurian sudah yang ketiga kalinya, dan hasil pencurian tersebut dijual kepada sesama teman komunitas Punknya dengan kisaran harga sebesar 1.000.000 rupiah, namun kadang kala hasil curian itu ditukar dengan motor lainnya. Pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Red- Haji Merah/Kicaunews.com)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru