oleh

Sosialisasi Kesehatan Di Pemkot Tangsel, Airin dan Mahasiswi UIN Saling Unjuk Komentar

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Maraknya penyakit kanker Serviks dan Kanker Payudara yang saat ini masih sering terjadi selalu menghantui para kaum perempuan di Indonesia, begitu Juga Para kaum wanita di Kota Tangerang Selatan.

“untuk malakukan pencegahan, baik Kanker serviks maupun kanker Payudara merupakan suatu hal yang harus diperhatikan, sebab terkadang kita lupa mengetahui kesehatan diri sendiri serta kurang bisa menjaga pola hidup karena lebih mengutamakan kepentingan suami dan anak-anak,” Ungkap Walikota Tangsel Airin Saat Sambutan di acara Sosialiasi Kesehatan di Aula Pemkot Tangsel, Selasa (16/5)

“Dengan diadakannya kegiatan sosialisasi ini kami berharap bisa memberikan solusi dan upaya pencegahan penyakit kanker serviks dan kanker payudara sehingga kaum perempuan di Kota Tangerang Selatan terhindar dari penyakit kanker serviks dan payudara,” Ujarnya.

Airin membeberkan, Dengan diadakannya kegiatan ini saya berharap dapat memberikan solusi dan upaya pencegahan penyakit kanker serviks dan kanker payudara sehingga kaum perempuan di Kota Tangerang Selatan terhindar dari penyakit kanker serviks dan payudara.

Selain itu, Airin juga mengingatkan agar, para perempuan bisa mencegah dari pada harus mengobati kanker Serviks maupun kanker Payudara. “Terkadang kita lupa mengetahui kesehatan diri sendiri serta tidak menjaga pola hidup karena lebih mengutamakan kepentingan suami dan anak-anak, oleh karena itu alangkah baiknya kita mencegah daripada mengobati,” imbuh Airin.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Tangerang Selatan ini juga berharap, melalui kegiatan sosialisasi kesehatan ini, Tim Penggerak PKK dan Darma Wanita Persatuan untuk terus melakukan kegiatan rutin vaksinasi di RSUD dan beberapa Puskesmas.

Senada Denga Airin, Ketua Umum Kohati Komisariat Ushuluddin dan Filsafat Cabang Ciputat, Siti Mahfudzoh saat dimintai keterangan nya Terkait Kanker Serviks dan Payudara melalui pesan WhatsApp menambahkan, Sosialisasi kesehatan yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang Selatan terkait masalah kanker Serviks dan Kanker Payudara dinilai tidak cukup.

Baca juga :  Polsek Seltim Polresta Cirebon Gelar Gatur Lantas Pagi Pola 68

“Tidak cukup hanya sosialisasi, pemerintah harus mendata seluruh pasien yang terkena kanker serviks dan kanker payudara, untuk diberikan fasilitas pengobatan gratis dan operasi gratis,” ujar, Siti Mahfudzoh Selasa (16/05) saat dikonfirmasi lewat pesan singkat WhatsApp.

Selain itu Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini juga memaparkan, pemerintah juga harus memberikan Himbauan dan edukasi kepada para perempuan yang terkena penyakit kanker itu, agar bisa membangkitkan semangat hidup.

“Tidak hanya itu, pemerintah pun harus menggalakkan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat terkait penyakit Kanker Serviks dan Payudara,” jelasnya.
Selama ini, tambah Siti Mahfudzoh, para perempuan kebanyakan membiarkan penyakit kanker ini mengendap dan terus merasakan saja, sebab biaya operasi kanker serviks dan payudara ini sangat mahal.

“Kebanyakan para perempuan membiarkan kanker ini terus dirasakan, karena mahalnya biaya operasi, walaupun sekarang banyak jasa-jasa kesehatan yang bisa mengurangi jumlah harga operasi, terkadang birokrasinya sangat sulit dan lama dalam proses penanganannya.” tambah Siti Mahfudzoh, dalam pesan singkatnya. (Red- Haji Merah/Kicaunews.com)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru