oleh

Islam Tertuduh Radikal

Oleh: Agus Harta.

OPINI, KICAUNEWS.COM – Pasca penjatuhan vonis hakim selama dua tahun penjara terhadap kasus penistaan Agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahya Purnama Alias Ahok. Telah banyak menuai kontra politik publik, khususnya para pendukung Ahok di pilkada DKI Jakarta, hingga melebar kepelosok-plosok Nusantara.

Sebelum-sebelumnya aksi yang dilakukan oleh umat Islam yang menuntut keadilan ditegakan terhadap kasus penista agama, banyak juga menuai kontra, namun kontra ini dilakukan bukan oleh masyarakat, melainkan para pihak keamanan dan para pejabat pemerintah Republik Indonesia.

Isu radikalisasi, makar hingga ke peng-kudeta-an terhadap pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Namun al hasil aksi damai yang dilakukan oleh umat islam benar-benar damai dan tidak terbukti Radikal Chaos seperti yang digadang-gadangkan oleh orang banyak, aksi umat islam berjalan dengan bersih dan damai.

saya selaku Kader Himpunan Mahasiswa Islam, melihat adanya ketidak adilan terhadap perlakuan Hukum, jangan identik-kan Islam dengan gerakan radikalisme yang membawa kehancuran bangsa.

Silahkan pemerintah menganalisa persoalan bangsa yang hari ini fokus pada satu orang Yaitu saudara Basuki Tjahya Purnama, Namun pemerintah, penegak hukum dan aparat keamanan lainnya harus mengedepankan Kaidah Hukum yang berlaku.

Kami Kader Himpunan Mahasiswa Islam selalu menjaga kelestarian Bhineka Tunggal Ika dan Hidup saling bergandengan dengan semua organisasi kemahasiswaan Lintas Agama.

Maka dengan ini, atas nama Nasionalisme, kami mengutuk keras gerakan Radikal yang dilakukan oleh Organisasi dari agama manapun, HMI akan melawan secara hukum organisasi apapun yang menetang Pancasila dan UUD 45, dan HMI akan menjadi garis terdepan melawan organisasi yang anti dengan Agama.

Sekali lagi, Jangan Di Identikan Islam sebagai Agama Paham Radikal. Islam adalah Agama yang mengajarkan kebaikan, islam adalah Agama yang sah di Republik Indonesia.

Baca juga :  Selamatkan Anak Indonesia Dari Lingkngan Kekerasan dan Ujaran Kebencian

Wahai Pemerintah, Wahai Penegak Hukum, Wahai Para kemanan Negara. Janganlah kalian berdiam dan menonton persoalan bangsa yang carut-marut saat ini. Tegakan segera Sila Ke-3 yakni Persatuan Indonesia, sebelum Negri ini hancur berkeping-keping dan memerdekakan diri.

Jika masih merah putih didada kalian, jika masih beragama di hati dan pikiran kalian. Maka rajut kembali tali persaudaraan merah putih. Hargai setinggi-tingginya keputusan Hukum, Jadikan Indonesia Adik Makmur yang Ber-Ke-Tuhan-nan Yang Maha Esa. (Red- Haji Merah/Kicaunews.com).

Penulis Adalah Wasekjend PTKP Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru