oleh

Miras, Prostitusi dan Tempat Hiburan, Masih Marak di Tangsel

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Satuan Polisi Pamong Praja kota Tangsel, razia tempat-tempat hiburan malam yang masih beroperasi di Tangerang Selatan. Dalam razianya Satpol PP menggondol 1.846 minuman keras berbagai jenis.

Razia yang dilakukan oleh Satpol PP ini, rutin dilakukan setiap bulannya, sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2015 tentang Perizinan, pasal 122 tentang larangan menyimpan dan menjual minuman beralkohol di Tangerang Selatan.

“Setiap bulan kita ada operasi diantaranya miras, operasi miras ini dilakukan di tempat hiburan, Pertama hasil laporan masyarakat karena tidak berizin,” ujar Kasi Operasional Satpol PP Tangsel Taufiq Wahidin, Sabtu (13/05) dikantornya.

Selain itu, Taufiq juga menjelaskan, di Tangerang Selatan saat ini penjualan minuman beralkohol masih marak terjadi padahal Peraturan Daerah (Perda) No 5 tahun 2015 sudah diterbitkan.

“masih adanya penjual minuman beralkohol, kitakan tau sudah ada Perda No 4 Tahun 2015, jadi tidak ada tuh minuman beralkohol.” jelas Taufiq saat dimintai meterangan wartawan kicaunews.com.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja kota Tangsel, tambah Taufiq, melakukan razia miras, salah satunya di Puspitek, dan Kelapa Dua kota Tangerang Selatan, yang terindikasi ada tempat hiburannya dan juga tidak memiliki izin.

“Tugas kita (Satpol PP) hanya razia dan yang menentukan itu Penyidik Pegawai Negerk Sipil (PPNS),” tambah Taufiq Wahidin.

Selain itu, Satuan Polisi Pamong Praja kota Tangerang Selatan ini juga mengajak semua masyarakat ,untuk membenahi kota Tangsel sesuai dengan motonya, Cerdas, Modern dan Religius.

“Berat di religiusnya, karena masih banyak tempat hiburan yang menjual miras, kaya tadikan, ada tempat hiburannya, ada tempat Mirasnya kadang kadang ada tempat prostitusinya disitu.” ujar Taufiq.

Baca juga :  Ciptakan Rasa Aman, Personel Polsek Sinjai Timur Polres Sinjai Laksanakan Patroli Malam

Diketahui, Satuan Polisi Pamong Praja kota Tangerang Selatan, melakukan razia minuman keras, dalam razianya Satpol PP, berhasil merampas 1.846 botol minuman keras beralkohol, dari berbagai jenis. Selain itu Satpol PP juga merampas 6 Barel minuman keras yang per-Barelnya sebanyak 15 liter. Satpol PP melakukan razia di 6 tempat terdiri dari 4 tempat hiburan malam, dan 2 di Warung Jamu.

Saat razia dilakukan oleh Satpol PP, salah satu pemilik tempat hiburan malam, Wiliam Linuhung pemilik Cafge Backyard, ngamuk kepada petugas dan menyobek berita acara razia.

Dia (Wiliam Linuhung) mengaku usaha hiburannya telah memiliki izin dari dua kementerian, diantaranya Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Perdagangan. (Red- Deni/Haji Merah/Kicaunews.com).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru