oleh

Masjid Almubarokah RW 02 Cipinang Muara Gelar Nisyfu Syaban dan Rowahan

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Kamis malam Jum’at, tgl 11 Mei 2017, Masjid Almubarokah yang berlokasi di Jl Pembina RW 02 Cipinang Muara Kawasan Banjir Kanal Timur ( BKT ) menggelar acara Nisyfu Sya’ban dan Rowahan 1438 H.

Ratusan Jamaah Kumpul di masjid Almubarokah dari mulai sholat maghrib berjamaah, kemudian di lanjutkan dengan bacaan surat Al Fatihah .lalu baca Surah Yasin Tiga Kali

Yasin pertama Dengan Niat Doa tetap taat dalam iman dan islam

Yasin kedua dengan Niat Doa Umur Panjang dalam taat kepada Allah SWT

Dan Yasin ketiga Dengan Niat Agar Rizki kita yg halal dan berkah.

Jadi kita berdoa Agar minta Tetap iman- islam, umur panjang dalam taat dan rizki yg halal berkah.

Ust Khairudin Syaari memimpin prosesi acara Nisyfu Syaban dan rowahan ini.

Diceritakan oleh Syaikh Ahmad Syihabuddin al-Qalyubi dalam kitabnya “al-Nawadhir” bahwa konon pernah Nabi Isa AS pada suatu hari jalan-jalan ke suatu bukit, tiba-tiba beliau melihat sesuatu yang aneh, sesuatu itu adalah seberkas sinar indah di atas bukit. Beliau sangat takjub melihat sinar yang begitu indah tersebut. Saat beliau terkagum-kagum melihat seberkas sinar yang sangat indah itu, Allah SWT berfirman kepadanya, Hai Isa maukah kamu, Aku tunjukkan sesuatu yang lebih menakjubkan dari pada apa yang kamu lihat sekarang? Tentu saja Nabi Isa AS mengiyakan tawaran Allah tersebut.

Tiba-tiba beliau melihatnya bahwa sinar indah itu bersumber dan keluar dari sebuah gua, maka masuklah beliau ke dalam gua itu. Setelah masuk ke dalam gua ternyata sinar indah itu bersumber dan keluar dari sebuah batu besar.

Setelah beliau mendekati batu itu, tiba-tiba batu tersebut terbelah menjadi dua, dan anehnya ternyata di dalam batu tersebut terdapat seorang yang sudah sangat tua sedang beribadah kepada Allah SWT. dan Nabi Isa baru mengerti bahwa sebenarnya yang mengeluarkan sinar itu bukan batu itu namun sinar itu keluar dari badan orang tersebut. Maa Syaa Allah.

Baca juga :  Sektor Kroya Giat Sosialisasi PPKM Mikro Sekaligus Bagikan Masker

Anehnya lagi di depan orang tua itu terdapat minuman susu segar dan buah anggur segar.
Kemudian Nabi Isa berkata, “hai orang yang beribadah dalam batu, dari bangsa manusiakah anda atau dari bangsa jin?” Orang tersebut menjawab: “Hai Nabi Isa, aku ini manusia biasa, bukan jin”. Nabi Isa bertambah heran, dan berkata: “Hai orang tua, dari mana kamu mengetahui kalau aku ini Nabi Isa?” Dia menjawab: “Ya, Nabi Isa, karena Allah telah memberitahuku bahwa tidak akan ada orang yang dapat membuka batu ini kecuali Nabi Isa”. Beliau bertanya lagi, “dari mana minuman dan buah anggur ini?” ia menjawab: “ini semua dari Allah SWT. jika aku lapar maka tiba-tiba datang buah anggur di depan saya, dan bila saya haus, tiba-tiba datang minuman air susu segar di depanku”.

“Hai orang tua, sudah berapa lama anda beribadah dalam batu ini?” tanya Nabi Isa.
“Saya beribadah dalam batu ini sudah 400 tahun lamanya, dan selama itu pula saya tidak pernah melakukan dosa dan maksiyat”. Jawab orang tua tersebut.

Nabi Isa AS bertambah heran dan kagum terhadap orang tersebut, dan dalam hatinya ia berkata, sungguh orang ini adalah satu-satunya orang yang paling banyak pahala ibadahnya. Kemudian beliau berkata kepada Allah: Ya Allaah, Tuhanku, masih adakah kiranya orang yang lebih baik dari pada orang ini, masih adakah orang yang pahalanya lebih banyak dari pada ibadahnya orang ini? Kemudian Allah SWT berfirman:

إِنَّ رَجُلًا مِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم أَدْرَكَ شَهْرَ شَعْبَانَ وَصَلَّى لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْهُ أَفْضَلُ عِنْدِيْ مِنْ عِبَادَةِ هٰذَا الْأَرْبَعِمِائَةِ سَنَةٍ
.”Sesungguhnya salah seorang dari umat Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam yang menjumpai bulan Sya’ban, dan ia shalat di malam Nisfu Sya’ban, itu masih lebih utama di sisi-Ku dari pada ibadahnya orang ini selama 400 tahu”.

Baca juga :  JANGAN MENCARI KAMBING HITAM

Mendengar firman Allah SWT tersebut, kemudian Nabi Isa AS berkata:

يَا لَيْتَنِي كُنْتُ مِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم
“Aduh, alangkah bahagianya aku, andaikan aku jadi umatnya Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam”.

Masyaa Allah, Nabi Isa yang sudah menjadi nabi dan rasul itu, masih ingin menjadi umatnya Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, sedangkan kita, tanpa meminta, kita ditaqdirkan menjadi umatnya. Sungguh ni’mat yang sangat agung.

Sehubungan dengan kemuliaan malam nisfu Sya’ban tersebut, maka para ulama salaf menganjurkan kita untuk banyak beribadah dan berdoa kepada Allah SWT. Di antaranya adalah dengan shalat Hajat 6 rakaat, dengan cara sebagai berikut.

Pertama shalat 2 rakaat, tiap rakaat setelah membaca surat al-Fatihah membaca surat al-Ikhlas 6x, setelah salam membaca surat Yasin 1x kemudian berdoa mohon diberi umur yang berkah (doa Nisfu Sya’ban). Kemudian berdiri lagi melakuan shalat 2 rakaat seperti semula, setelah salam membaca surat Yasin 1x kemudian berdoa mohon diberi rizki yang berkah. Kemudian berdiri lagi melakuan shalat 2 rakaat seperti semula, setelah salam membaca surat Yasin 1x kemudian berdoa mohon diberi akhir kehidupan yang baik yakni Husnul Khatimah.

Adapun Doa malam Nisfu Sya’ban tersebut adalah sebagai berikut:

اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُورِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. اللهم يَا ذَا الْمَنِّ وَلاَ يَمُنُّ عَلَيْهِ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ. يَا ذَا الطَّوْلِ وَاْلإِنْعَامِ. لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ ظَهْرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الْخَائِفِيْنَ. اللهم إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مَطْرُودًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَطَرْدِي وَاقْـِتـتَارِ رِزْقِي وَأَثْبِتْنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِي كِتَابِكَ الْمُنَزَّلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ. يَمْحُو اللهُ مَا يَشَـآءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ. إِلَــهِي بِالتَّجَلِّي اْلأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ. الَّتِي يُفَرَّقُ فِيْهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ وَيُبْرَمُ. اِصْرِفْ عَنِّي الْبَلاَءَ مَا أَعْلَمُ وَمَا لاَ أَعْلَمُ وَمَا أَنْتَ بِهِ أَعْلَمُ وَأَنْتَ أَعْلَمُ الْغُيُوبِ. بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مَُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. آمِيْنَ، يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Baca juga :  Kapolsek Bacip Polrestabes Bandung Pimpin Apel KRYD Antisipasi Malam Minggu

Walaupun, masalah shalat di malam Nisfu Sya’ban tersebut terdapat pro dan kontra di kalangan ulama, namun saya yaqin, karena malam tersebut adalah malam yang mulia, maka tidak ada larangan bila kita melakukan shalat sunnah dan berdoa.

Akhirnya, semoga semua permohonan kita kepada Allah, umur yang berkah, rizki yang berkah, dan mati dalam keadaan membawa iman dan Islam benar-benar dikabulkan oleh Allah SWT. Aamiiiin ya Mujiiibas Saaaa’iliiiiiiin.

Hadir dalam.acara Nisyfu Syaban dan Rowahan ini yakni Habib Faisal Al Haddad, Pengurus RW 02 Cipinang Muara,Dan Alim Ulama dan Habaib.

Semoga Usia kita sampai ke Bulan Ramadhan, di sehatkan usia kita, di berikan rezeki yang halal, banyak dan berkah aamiin.

Selamat Datang Bulan Ramadhan.Bulan penuh Berkah.

(A Widhy)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru