oleh

Soal Pembayaran Redribusi Pasar, Begini Kata UPTD Pasar Cikarang

CIKARANG, KICAUNEWS.COM – Adanya dugaan praktek suap di Pasar Baru Cikarang sebagaimana dikatakan oleh Pemuda Cikarang Berdikari (PCB) mendapatkan tanggapan yang serius dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Baru Cikarang.

Ketua Unit Teknis Daerah (UPTD) Pasar Baru Cikarang Hendra mengungkapkan, redribusi yang dimintai oleh UPTD kepada pedagang pasar memiliki otoritas, sebab hasil redribusi itu akan masuk ke Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) pasar.

“Pasar punya otoritas sendiri. Kita (UPTD) meminta retrebusi kepada pedagang sebagai bentuk penggali Pendapatan Anggaran Daeha (PAD) Pasar yang akan disetorkan ke kas daerah.” ungkap  Ketua UPTD Pasar Baru Cikarang, Hendra, Selasa (09/05)

Hendra menambahkan, Pihaknya mempunyai aturan dan dasar hukum yaitu Peraturan Derdah (Perda) Nomor 6 tahun 2016. Selama ada aktifitas dipasar itu wajib memberikan Redribusi, karena ada pelayanan, keamanan. Jadi bukan merupakan tindakan pungli seperti yang di tuduhkan oleh Komunitas PCB.

Perihal Bangunan Pasar, lanjut Hendra, yang sudah rusak UPTD tidak punya kewenangan untuk memperbaikinya, sebabdari dana retrebusi yang dilakukan oleh kita itu langsung disetorkan menjadi Kas Daerah jadi tidak ada kewenangan UPTD untuk mengelola uang tersebut.

Hendra juga menyayangkan kepada pihak pemerintah bahwa semenjak 1998 pasar tidak pernah tersentuh oleh APBD. Adapun perbaikan dan pengerukan sampah yang numpuk itu adalah upaya UPTD dalam memberikan pelayanannya kepada para pedagang.

Selain itu, Hendra juga menambahkan, terkait fakta yang terjadi di Pasar Baru Cikarang terdapat dualisme organisasi yakni ASPEC dan FKP2B Cikarang pedagang pihak UPTD Pasar Baru Cikarang, berharap kedua organisasi tersebut melakukan tabayun, demi Pasar Baru Cikarang yang lebih baik kedepannya. Tambah, Hendra. (Biro Bekasi, Kiki, Red- Haji Merah/Kicaunews.com).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru