oleh

Hidupkan Tradisi Santri, PKB Galakan Kajian Kitab Kuning di Banten

BANTEN, KICAUNEWS.COM – Usai menjaring babak penyisihan Musabaqoh Kitab Kuning (MKK) di dua wilayah yakni di wilayah Tangerang Raya dan wilayah Barat, yakni Pandeglang, Lebak, Cilegon dan Serang.

Kini Dewan Koordinasi Wilayah Garda Bangsa Provinsi Banten menyelenggarakan Semi final MKK di Ponpes Nur El Falah, Kubang Petir Kabupaten Serang.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkita Bangsa, H. Rahmat Abdul Gani menuturkan kegiatan ini, diinisiasi oleh ketua DPP PKB yang pelaksanaannya dipercayakan kepada Garda Bangsa.

“Acara MKK ini diinisiasi oleh H. Ahmad Muhaimin Iskandar yang sekaligus ketua umum PKB,” tuturnya, Red- (08/05) di Banten.

Salah seorang pengurus DPP PKB, Siti Masrifah menyampaikan, tradisi mengkaji kitab kuning saat ini mulai ditinggalkan.

Masyarakat dan generasi muda lebih banyak mengandalkan informasi dari internet yang kebenaranya belum tentu bisa dipertanggungjawabkan.

“Kami mencoba mengembalikan tradisi lama melakukan kajian kitab-kitab kuning akan menjauhkan kita dari kesesatan pengetahuan dan informasi palsu (hoax),” ujar Siti Masrifah.

Anggota DPR Fraksi PKB tersebut juga menerangkan, didalam kitab kuning tidak hanya berisi soal fiqh dan urusan agama, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai humanisme dan kebangsaan.

“Pendalaman kajian kitab kuning akan dapat menangkal berbagai faham keagamaan yang sempit dan radikal,” terang Siti Masrifah

Senada dengan itu, Sekretaris Garda Bangsa Banten, Khoirun Huda menambahkan, bahwa kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap tahun dengan melibatkan ribuan pesantren se-Indonesia.

“Ada sekitar 100 pesantren di Banten yang berpatisipasi dalam acara ini,” tambah Huda.

Lebih lanjut Huda juga menjelaskan, kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi, motivasi dan memberikan ruang aktualisasi bagi para santri.

“Semoga generasi muda kita kembali terbangun ghirohnya untuk belajar di pesantren dan mengkaji kitab kuning,” jelas Huda.

Baca juga :  Plt Gubernur Harapkan, Gubernur Banten Terpilih, Bisa Sinergi Rancang RPJMD 2017-2022

Diketahui, pada Semi final ini ada 24 peserta lomba tingkat Ula dan 40 peserta lomba tingkat Ulya. Adapun Kitab yang dilombakan yakni Kitab Ihya’ Ulumuddin, Fathul Qorib, Nadhom Imrity dan kitab Alfiah Ibnu Malik.

Peserta yang lolos dalam babak semifinal ini akan mewakili Banten di babak final yang rencananya akan dihelat di Jakarta Pada Juli 2017 ini. (Red-Den/Gol/Kicaunews.com)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru