oleh

Soal Smart City di Cilegon, Begini Kata Mahasiswa

CILEGON, KICAUNEWS.COM – Rencana Walikota Cilegon Tb Iman Aryadi yang ingin menjadikan kota Cilegon sebagai Smart City, menuai kritikan dari sejumlah mahasiswa yang terhimpun dalam Komite Cilegon Sejahtera atau Kacitra.

Keinginan kader partai Golongan Karya (Golkar) ini dinilai kurang pantas, sebab masih banyak hal yang lebih penting yang belum terselesaikan.

Hal itu disampaikan Koordinator Komite Cilegon Iswanto, dalam keterangan tertulisnya, sebagaimana diterima wartawan kicaunews.com, Minggu (30/04), di Dapur Redaksi, Jl. AMD Pondok Kacang Barat, Tangerang Selatan Banten.

“Seharusnya kota Cilegon terlebih dahulu membenahi pelayanan-pelayanan yang menyangkut rakyat, pembangunan infrastruktur yang memadai, sehingga kami mendapat kepuasan tersendiri selaku warganya”, ujar Iswanto, dalam keterangan tertulisnya.

Sebelumnya, Walikota Cilegon Tb Iman Aryadi, dalam acara HUT Ke-18 kota Cilegon berencana untuk menjadikan kota Cilegon sebagai Smart City yang mandiri, seperti kota Bandung, Surabaya, dan Jakarta yang sudah menerapkannya.

Selain itu, dalam keterangan tertulisnya, Iswanto, menambahkan, tidak memiliki rasa bangga sama sekali dengan Smart City, yang direncanakan pemerintah kota Cilegon, dia (Iswanto) menilai Smart City masih belum layak dan belum pantas diterapkan di kota Cilegon yang masih kumuh.

“Kita tidak bangga Cilegon disebut smart city, coba kita lihat aset-aset pemerintahan yang masih dianggap kurang layak dan tidak masuk akal,  kantor pemerintahan kita masih banyak yang menempati gedung milik keluarga walikota cilegon, sedangkan APBD Cilegon yang besar kemana ?” tambah Iswanto, (tegas).  (Cholis/Red-Den/Gol/Kicaunews.com)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru