oleh

Soal Republik Maluku Selatan, Begini Kata Ahmad Riza Patria

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Wakil Ketua DPR Komisi II, Ahmad Riza Patria mengapresiasi damainya kondisi di Maluku saat ini. Tak selembar pun bendera Republik Maluku Selatan (RMS) yang biasa berkibar setiap tanggal 25 April di wilayah ini.

Dia berharap, kerusuhan yang sempat terjadi di tahun sebelumnya tidak kembali terjadi dan hanya menjadi sebuah sejarah. “Kita apresiasi, mudah mudahan ini bisa dipahami masyarakat Maluku secara menyeluruh,” ujar Riza, Ahad (30/4) sore.

Menurut Riza Patria, perayaan dan pengibaran bendera RMS yang biasa digelar setiap 25 April adalah kegiatan yang apatis dan mencerminkan sikap anti-NKRI. “kegiatan ini dapat dikurangi bahkan ditiadakan, karena dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” Imbaunya.

“perdebatan tentang NKRI sudah selesai, NKRI adalah harga mati yang sudah sepatutnya menjadi pakem dan kesepakatan yang harus dipegang oleh seluruh warga Indonesia,” tegasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Riza mengatakan, karena bendera merah putih adalah satu satunya bendera di Indonesia dan tidak boleh ada bendera lain. “baik itu dari Papua, Ambon, atau daerah manapun,” tandasnya.(Red)

Sumber : republika.co.id

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru