oleh

Penembakan Satwa di Pangandaran, Begini Komentar KSDA

PANGANDARAN, KICAUNEWS.COM – Balai Konservasi Sumber Daya Alam kabupaten Pangandaran Jawa Barat, membenarkan atas matinya Macaca alias Monyet berekor panjang yang mati akibat ditembak seorang pemburu satwa.

Ironisnya seorang pemburu satwa yang telah menembak satwa langka ini, memposting di akun facebooknya, hingga menjadi virak di sosial media.

Menanggapi hal tersebut, Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam, Uking Iskandar mengecam tindakan penembakan tersebut.

Kepada wartawan uking menjelaskan, meskipun satwa Macaca bukanlah satwa yang dilindungi namun memburu dengan cara dibunuh jelas kesalahan dan itu bertentangan dengan aturan negara, PP No 7 Tahun 1999, apalagi jika tidak memiliki izin memburu.

“Sekarang pelaku, sudah dipanggil dan diberi teguran keras dan di beri surat pernyataan berita acara untuk tidak mengulangi perbuatanya lagi”, ujar Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam, Uking Iskandar. Minggu (30/04)

Selain itu, Uking juga menjelaskan, Jika dikemudian hari dia (Pemburu) masih melakukan melakukan perbuatan yang sama, maka dia kan di laporkan langsung ke Kepolisian.

“Sejauh ini, Pelaku Penembakan satwa itu, telah ditangani oleh Kepolisian setempat, untuk saat ini dia (pemburu) hanya dikenakan wajib lapor” jelas, Uking (Tegas) kepada wartawan kicaunews.com.

Sampai berita ini di turunkan, menurut petugas Uking Iskandar, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut, apakah orang tersebut punya izin, dan izinnya di daerah mana.

“Karena jelas suatu kesalahan kalupun ada izin namun tidak  sesuai dengan daerah yang ada pada surat izin pemburuan, maka yang bersangkutan akan di beri sangsi yang lebih tegas” ujar, Uking. (Eva, Red-Den/Gol/Kicaunews.com).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru