oleh

Tiga kali berturut-turut juara MTQ harus di pertahankan

Tangsel, KICAUNews.Com – Kota Tangerang Selatan mengirimkan sebanyak 60 kafilah untuk mengikuti Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke- XIV tingkat Provinsi Banten tahun 2017 di Kabupaten Serang Provinsi Banten. Dalam lomba kali ini Kafilah kontingen dari Kota Tangerang Selatan kembali meraih juara umum dan berhak mempertahankan gelar juara Umum dalam Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke XIV, tingkat Provinsi Banten.

Ketua Umum Bamus Tangsel Julham Firdaus, mengatakan bahwa untuk Juara MTQ ini harus di pertahankan kemenangan yang sudah berjalan tiga kali berturut-turut dan menjadi simbol program yang seutuhnya, serta membawa Kota Tangerang Selatan ini menjadi juara bertahan selamanya. Dan tentunya sangat jelas bahwa Kota Tangsel ini pemerintahannya harus transparan mengenai program-program acara ini, karena support itu bukan hanya dari internal birokrasi yang harus dikembangkan ataupun didorong, tetapi saran dan masukan dari masyarakat pun harus didengar, karena yang mereka bawa adalah nama Kota Tangerang Selatan, bukan nama institusi pemerintahan. Julham juga berharap Pemerintah Kota (Pemkot) ke depan bisa mempertahankan kemenangan yang ada, dan juga menghimbau kepada Pemkot supaya bisa membuat suatu fasilitas untuk acara-acara kegiatan MTQ dan semua acara yang ada di Tangsel, “Jadi di saat memang diperlukan untuk pertandingan ataupun untuk sesi-sesi ajang gengsi pemerintahan, Kota Tangsel sudah siap dan tidak dadakan lagi” ujar Julham Firdaus.

Sekjend Bamus Tangsel Taufik Hidayat juga menambahkan bahwa, Bamus Tangsel ini merupakan bagian dari masyarakat Tangerang Selatan, pada saat khafilah Bamus Tangsel akan mengikuti lomba MTQ ke XIV di Provinsi Banten, maka kami dari Bamus Tangsel merasa terpanggil sebagai warga kota Tangerang Selatan yang religi, untuk men-support, memberikan motivasi agar para khafilah-khafilah yang bertanding atau lomba di sana, mempunyai spirit, karena masyarakat juga sangat antusias dan mensupport kegiatan MTQ ini. Untuk memberikan dorongan moril bahwa masyarakat Tangsel ini, sudah bisa melihat kegiatan-kegiatan religi, sangat memerlukan dukungan dan support dari masyarakat. Kalau masyarakatnya tidak ikut ambil bagian atau tidak mensupport, tentunya amat sangat di sayangkan kegiatan yang amat baik ini, kalau hanya dilibatkan oleh SKPD atau pemerintah saja, Karena yang terjun langsung tahu akar-akar rumput ini adalah masyarakat, yang memang bersentuhan langsung, intinya, Bamus Tangsel mensupport dan memberikan dorongan moril agar para khafilah-khafilah ini semangat dalam lomba. Taufik juga berharap, kegiatan lomba MTQ ini harus terus berjalan, dan juga aparatur terkait harus sering-sering melibatkan serta memberikan informasi kepada masyarakat bila kegiatan-kegiatan yang memang butuh dengan pengerahan massa, agar menjadi tolak ukur acara tersebut sukses atau tidak dan janganlah kegiatan itu hanya sendiri-sendiri yang tidak melibatkan masyarakat, terutama masyarakat lokal pungkasnya. Lain hal dengan Ovick Buya Zoelfikar selaku Staft Ahli dan juga sebagai juru Bicara Ketua Umum Bamus Tangsel, juga memberikan keterangan bahwa Bamus Tangsel akan selalu terus mensiarkan event religi seperti MTQ ini secara khafilah dalam pengembangan kaderisasi di Tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional tutupnya.( Far / Tris )

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru