oleh

Baduy dan Kesultanan Banten, Punya Semangat Yang Sama

BANTEN, KICAUNEWS.COM – Dalam rangkaian upacara Seba, yang digelar masyakarat Baduy di kabupaten Lebak, Banten setiap tahunnya, sejumlah masyarakat Baduy yang diwakili oleh jaro, tangkesan 9 dan tangkesan 12 temui Ratu Bagus Bambang Wisanggeni, Sultan Banten, Sabtu (29/04) di komplek Museum Purbakala, Banten lama.

Pertemuan dengan trah sultan digelar sebelum upacara penyerahan hasil bumi kepada pemprov Banten. Ritual tersebut didahului dengan makan daun sirih bersama yang bermakna kesepakatan untuk mencapai sesuatu yg dituju.

Sultan Banten, Ratu Bagus Bambang Wisanggeni menjelaskan, Baduy menitipkan pesan kepada masyarakat, melalui kesultanan Banten agar dapat memelihara dan melestarikan budaya yang sudah ada, termasuk haritage peninggalan kesultanan diberbagai tempat.

“Pada dasarnya pertemuan tadi adalah sombolisasi dari upaya menjaga persatuan masyarakat agar Banten aman damai sejahtera”, jelas, Ratu Banten dalam keterangan tertulisnya, yang diterima wartawan kicaunews.com.

Selain itu, Sultan Banten, Ratu Bagus Bambang Wisanggeni, menambahkan akan berkomitmen menjaga citra baik dan akhlak karimah yang menjadi ciri khas kesultanan Banten.

“Baduy dan kesultanan memiliki semangat yg sama dan mereka mengharapkan kesultanan sebagai pemimpin mereka dapat mengayomi seluruh masyarakat”, pungkas Sultan Banten.

Diketahui, kesepakatan yang dimaksud, menurut Sultan Banten, adalah Banten berhaqidah, Banten berbudaya dan Banten sejahtera. (Red- Den/Gol/Kicaunews.com)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru