oleh

Kemendes Galakan Produk Unggulan Desa di Pandeglang

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Masalah klasik yang dihadapi produk unggulan desa itu adalah pasar oleh karena itu kami datangkan dunia usaha untuk membantu penyerapan, dan kalau bisa juga investasi disetiap kabupaten.

Demikian disampaikan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo kepada wartawan.

Investasi yang dilakukan misalnya seperti di Pandeglang dengan menanam jagung sebanyak 100 ribu ton. Sedangkan di Halmahera Barat investasi dalam pengembangan budidaya ikan kerapu. Baca Berita Panas Pandeglang. https://kicaunews.com/2017/03/07/infrastruktur-yang-amburadul-gempar-desak-bupati-pandeglang-segera-turun-tangan/

“Kami membuat grup (aplikasi) WhatsApp yang isinya para bupati. Melalui grup ini dimonitor bagaimana perkembangan produk unggulan desa yang dikembangkan,” ujar Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, sebagaimana dikutip Rmol.co, Jumat, (24/04)

Selain fokus pada pengembangan produk unggulan desa, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi juga akan memperjuangkan peningkatan infrastruktur, seperti sarana transportasi harus diperhatikan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

“Diharapkan desa-desa yang sudah maju dan berkembang bisa dicontoh oleh desa lain yang sedang merintis produk unggulannya, Kalau sentra produksi sudah besar bisa dikopi ke daerah lain. Maka bisa dipercepat pengurangan daerah tertinggal”, ujar, Eko.

Diketahui, Desa yang sudah maju dalam produk unggulan terdapat di Dompu, Maros, dan Cianjur. Selengkapnya di. https://kicaunews.com/2017/07/22/pan-tak-seirama-dengan-pemerintah-ini-permintaan-golkar-pada-jokowi/ (Red, Den/Gol)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru