oleh

Soal PNS Aktif di LSM, DPRD dan BKPP Beda Pendapat

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) komisi I kota Tangerang Selatan, dari fraksi Partai Demokrat Ghaco Sunarso, angkat bicara soal keterlibatan salah satu oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ikut terlibat dalam suatu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Diketahui, oknum PNS itu bermana, Budi Usman yang saat ini aktif dan getol menyuarakan aspirasinya bersama beberapa LSM salah satunya LSM Jaringan Anak Rakyat Pimpinan Darma.

Dalam tata tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), terdapat pelarangan PNS untuk ikut terlibat dalam LSM, sebab ini akan mempengaruhi pada Indepedensi, lebih etisnya seorang PNS tidak usah masuk LSM.

Demikian disampaikan anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kota Tangerang Selatan, Ghaco dari Fraksi Partai Demokrat saat dimintai keterangan oleh wartawan, di Gedung Ifa, Rabu, (26/04) di Setu Tangerang Selatan, Banten.

“Masalahnya menyangkut independensi. Sebaiknya PNS memang tidak memasuki dunia LSM, karena nanti saling punya kepentingan”, ujar, Ghaco kepada wartawan.

Lebih lanjut, Ghaco menambahkan, apabila Budi Usman terbukti melakukan pelanggaran dalam kapasitasnya sebagai PNS, BKPP harus berani mengambil tindakan tegas.

“Bukan Budi aja, jadi orang-orang semacam Budi Usman, sebaiknya pemerintah dalam hal ini BKPP harus mengambil tindakan,” tambah, Kader Demokrat, Ghaco Sunarso.

Senada dengan Ghaco, Kepala Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan kota Tangerang Selatan, Apedi berkilah dan menyatakan belum mengetahui secara detail, terkait adanya oknum yang terlibat aktif dalam LSM.

“Belum tau banyak, kenapa harus Usman, beliau di dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dia (Budi Usman) kerja baik, tinggal membina saja” ujar, Kepala Kepegawaian dan Pendidikan kota Tangerang Selatan, Apendi sambil berkilah.

Namun Apendi berjanji, jika memang Budi Usman oknum PNS di kota Tangerang Selatan, benar terlibat aktif di LSM, pihak BKPP akan segera memberikan sangsi kepada pihak yang bersangkutan.

Baca juga :  Dalam Rangka Ops Aman Nusa II, Polsek Kedokanbunder Melakukan Gerakan Bakti Sosial Peduli Dampak Covid-19

“Tapi kalau ada apa-apa lagi, kalau disana masih kurang disiplin tinggal saya pindahin, saya akan pindah terus pegawai,” ujar, Apendi (Tegas).

Sementara, menurut penuturan Kepala Dinas Damkar Tangerang Selatan Uci Sanusi, saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, mengaku belum mendapatkan laporan.

“Belum ada laporan ke saya, kan dia (Budi Usman) belum ada SK kerjanya juga,” ujar, Sanusi saat dimintai keterangan oleh wartawan.

Redaktur: Deni Iskandar/Goler.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru