oleh

Jastek Lambat Turun, Begini Kata DPRD kabupaten Bekasi

BEKASI, KICAUNEWS.COM –Keterlambatan pembayaran Jasa Tenaga Kerja alias Jastek, guru honorer tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), sejak bulan Januari sampai April 2017, dinilai bermasalah. Hal ini dikemukakan Anggota DPRD komisi IV Nyumarno dalam keterangan tertulisnya saat dihubungi wartawan kicaunews.com, Senin (24/04) di kabupaten Bekasi.

“Mekanisme pencairan Jasa Tenaga Kerja (Jastek) di kabupaten Bekasi sekarang sudah lebih sempurna, tinggal Kepala Sekolah dan UPTD saja ajukan ke Bagian Keuangan Dinas Pendidikan, maksimal 3 hari Jastek sudah bisa cair kok” ungkap Nyumarno dalam pesan singkatnya.

Sekertaris Fraksi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini merasa heran soal keterlambatan Jastek ini, sebab dari awal pembahasan APBD 2017 kemarin sudah ditekankan agar tidak terjadi keterlambatan.

“Ini harus kami selidiki dimana letak penyebab keterlambatannya. Apakah ada pada Kepala Sekolah, UPTD ataukah Bagian Keuangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, ungkapnya dengan nada geram”. ujar, Nyumarno.

Tak hanya itu, dalam pesan singkatnya dia juga menambahkan, tidak ada keterlambatan jika dari sisi pencaira  dibagian keuangan Dinas Pendidikan sebab saat ini dipermudah.

“Termasuk pencairannya saya waktu itu minta agar di transfer ke masing-masing rekening Guru Honorer tersebut, “by name by rekening” agar tidak terjadi penyimpangan” tambah Nyumarno (tegas).

Nyumarno sepakat upaya percepatan mekanisme pencairan Jastek harus tetap memegang teguh prinsip kehati-hatian, dia (Nyumarno) juga meminta agar Dinas Pendidikan segera melakukan konsultasi dengan Inspektorat jika ada hal-hal yang dirasa penting.

“Kalau toh pun ada keterlambatan, menurut saya dikarenakan 2 (dua) hal, pertama karena Dinas Pendidikan baru peralihan (Mutasi) pada bulan Maret kemarin serta mungkin keterlambatan dari Kepala Sekolah dan UPTD itu sendiri dalam proses pencairan ke Bagian Keuangan”. ujar, Nyumarno.

Baca juga :  Festival Pesona Mentawai 2016 Ini Menargetkan Kunjungan 10.000 Wisman dan 4.000 Wisnus

Tak hanya itu, Nyumarno menegaskan jika akhir bulan ini masih terjadi keterlambatan pembayaran Jastek, bisa dipastikan permasalahan tersebut ada dikepala sekolah atau UPDTnya. (Red- Neng Ulfah/ Ed- Den)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru