oleh

Begini Pesan SBY Saat Isra Mi’raj

BATAM, KICAUNEWS.COM Isra dan Mi’raj adalah Dua peristiwa berbeda yang memiliki makna besar dalam perjalana nabi Muhammad Saw. Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad Saw yang diberangkatkan oleh Allah SWT Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, dan Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad hingga ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi.

Dua perjalanan besar kenabian itu dilakukan oleh Nabi Muhammad hanya dalam satu malam. Perjalanan itu pulalah yang menghasilkan kewajiban Shalat 5 waktu bagi umat Islam seluruh dunia. Semangat perjalanan kenabian itulah yang menjadi semangat dan nyawa perjalanan Keliling Nusantara yang dilakukan Demokrat saat ini.

Dengan menjadikan Perjalanan kenabian yang menghasilkan kewajiban iman Shalat 5 waktu itu jugalah maka Demokrat juga ingin perjalanan Keliling Nusantara menghasilkan kewajiban nasionalisme bagi seluruh kader Demokrat maupun simpatisannya untuk bekerja mengabdi kepada nusa dan bangsa.

Perjalanan yang diharapkan menghasilkan kader yang penuh semangat untuk terus semakin dekat dengan rakyat, perduli kepada penderitaan rakyat dan selalu menjadi solusi bagi masyarakat.

Kendurian Demokrat hari ini di Batam tanggal 24 April 2017 adalah bagian dari Perjalanan Demokrat Keliling Nusantara. Kenduri artinya adalah perjamuan untuk memperingati peristiwa dan meminta berkah.

Demokrat mengenang Isra Mir’aj Perjalanan Kenabian  Muhammad SAW, dan untuk itulah Demokrat berkumpul bersama rakyat Batam di depan kantor Sekretariat DPC Demokrat Kota Batam yang bertempat di Ruko Batam Centre melakukan kendurian yang dihadiri oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Presiden RI Ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono. Banyak hal menarik yang disampaikan oleh SBY dalam sambutannya saat kenduri Demokrat kali ini.

“Dalam kehidupan ini, ada 3 predikat yang kita sandang sebagai manusia. Yang pertama, manusia sebagai Umat Hamba Allah, Kedua, manusia sebagai Warga Negara, dan Ketiga manusia khusus untuk kader Demokrat, adalah sebagai Putra Putri Demokrat. Saya ingin 3 predikat ini kita jalankan sebagai tugas pengabdian kita. Marilah pula kita jaga marwah kehormatan dan harga diri kita.” kata Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono

Baca juga :  Kunjungi Radio, TNI dan Polisi di Sukabumi Ajak Siarkan Hal Positif Bagi Masyarakat

Selain pesan Isra Mi’raj tersebut, SBY pun menyelipkan pesan politik tentang sikap dan posisi Partai Demokrat. Partai Demokrat adalah Partai Penyeimbang, Jangan ganggu Demokrat, karena Demokrat tidak akan pernah mengganggu partai lain.

“Demokrat akan mendukung Pemerintah dalam kebijakan yang baik dan berpihak kepada Rakyat, namun sebaliknya Demokrat juga akan mengkritisi dan memberikan masukan apabila kebijakan Pemerintah tidak berpihak kepada rakyat” tegas SBY dalam memposisikan pendirian sikap politik Partai Demokrat.

Rindupun terbayar sudah di Batam. Rindu yang tak sudah dari rakyat Batam terobati dengan kehadiran SBY. Demikian juga rindu SBY kepada Rakyatnya terbayar meski tak lunas karena rindu tak sudah meski sudah berjabat tangan, rindu tak sudah meski sudah bertatap wajah dan bertegur sapa, karena rindu terdalam bukan hanya sekedar rindu sosok SBY tapi rindu suasana era 10 tahun SBY jadi Presiden.

Tulisan ini dikirim Ferdinand Hutahaean, Komunikator Partai Demokrat,

Editor Redaksi: Deni Iskandar.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru