oleh

Bahrullah Akbar Terpilih Aklamasi Wakil Ketua BPK RI

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – setelah melalui serangkaian Sidang badan dimana siding badan merupakan pertemuan berkala Anggota BPK untuk menetapkan kebijakan di bidang pemeriksaan dan lainnya yang memerlukan keputusan BPK, termasuk pemilihan Ketua dan Wakil Ketua.

Sebelumnya, Harry didampingi Sapto Amal Damandari memegang tampuk kepemimpinan di BPK. Namun, Sapto telah habis masa jabatan sehingga posisi wakil ketua kosong. “(Pemilihan secara) aklamasi,” kata Bahrullah seperti dilansir Katadata, pada Jumat (21/4).

Saat ini, Moerhamadi tercatat menjabat sebagai Anggota V BPK yang melaksanakan pemeriksaan di Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Sabang, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Batam, Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura, dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan.

Selain itu, ia juga melaksanakan pemeriksaan untuk Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Kota, dan Badan Usaha Milik Daerah di Wilayah I. Sebelum masuk ke BPK, dia merupakan auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Di sisi lain, Bahrullah Akbar masih menjabat sebagai Anggota VI BPK yang melaksanakan pemeriksaan di Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Selain itu, ia juga melaksanakan pemeriksaan untuk Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Kota, dan Badan Usaha Milik Daerah di Wilayah II. Adapun, sebelum masuk BPK, ia menjabat Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ia juga pernah berkarier di BPK sebagai auditor.

Ia hanya menjelaskan bahwa dirinya akan menjalani pelantikan pada 26 April mendatang. Sesuai perundang-undangan yang berlaku, ketua dan wakil Ketua BPK terpilih memang harus lebih dulu mengucapkan sumpah yang dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung sebelum menjabat.

Mengacu pada siaran pers BPK, selain memilih ketua dan wakil ketua, sidang badan juga memutuskan pembidangan baru untuk masing-masing Anggota BPK. “Pembidangan ini akan dituangkan dalam Peraturan BPK yang mengganti Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pembagian Tugas dan Wewenang Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota BPK RI,” demikian tertulis.

Baca juga :  Silaturahmi Bhabin Kepada Masyarakat Himbau Covid-19

Perubahan pembidangan bukan hanya karena ada perombakan posisi Ketua dan Wakil Ketua, namun lantaran masuknya Anggota baru BPK Isma Yatun menggantikan Sapto Amal Damandari. (Baca juga: Isma Yatun, Politikus PDI Perjuangan Jadi Anggota Baru BPK)

Perubahan Pasca Pergantian Pimpinan BPK

Ketua: Moermahadi Soerja Djanegara

Wakil Ketua: Bahrullah Akbar

Anggota:

  1. Achasul Qosasi
  2. Agung Firman Sampoerna
  3. Agus Joko Pramono
  4. Eddy Mulyadi Soepardi
  5. Harry Azhar Azis
  6. Isma Yatun
  7. Rizal Djalil
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru