oleh

Terkait Kasus Ahok, HMI Jakarta Raya Pertanyakan Hukum Pidana Percobaan

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Kader Himpunan Mahasiswa Islam se-Jakarta, pertanyakan hukum pidana percobaan yang dijatuhkan Jaksa pada kasus Basuki Tjahya Purnama alias Ahok, yang menjadi terdakwa kasus penistaan agama. Ahok dijatuhi hukuman selama 1 tahun penjara, dan 2 tahun masa percobaan.

Berdasarkan KUHP, hukuman pidana percobaan diatur dalam Pasal 14 a ayat 1 KUHP, secara singkat, pidana percobaan (voorwaardelijke) ini berarti terdakwa Ahok tidak perlu menghuni penjara selama 1 tahun, asalkan dalam 2 tahun ke depan Ahok berkelakuan baik.

Hal ini disampaikan koordinator Aksi Kader Himpunan Mahasiswa Islam se-Jakarta, Fandi Fuji Hariansyah dalam keterangan tertulisnya yang dikirim kepada wartawan. “Ini ada apa dalam putusan hukum terpidana Basuki Tjahaya Purnama ?,” tanya, Fandi.

Tak hanya itu, Fandi juga mengajak dan mengundang semua elemen masyarakat, mahasiswa, akademisi dan simpatisan, untuk melakukan aksi demonstrasi, meminta Komisi Yudisial (KY) dan Presiden Jokowi untuk mengusut tuntas keputusan hakin dalam kasus penistaan agama.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan hukum pidana percobaan yang diatur dalam pasal 14 a ayat 1 KUHP, berbunyi:

Apabila hakim menjatuhkan pidana paling lama satu tahun atau pidana kurungan, tidak termasuk pidana kurungan pengganti maka dalam putusannya hakim dapat memerintahkan pula bahwa pidana tidak usah dijalani, kecuali jika di kemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain, disebabkan karena si terpidana melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan yang ditentukan dalam perintah tersebut di atas habis, atau karena si terpidana selama masa percobaan tidak memenuhi syarat khusus yang mungkin ditentukan lain dalam perintah itu.

Basuki Tjahya Purnama alias Ahok
Kader HmI se-Jakarta
Jaksa menuntut hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan selama 2 tahun terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Gubernur DKI Jakarta itu dinilai melanggar Pasal 156 KUHP. Lalu, apa yang dimaksud dengan hukuman pidana percobaan?

Baca juga :  Babinsa Arahkan Tim Pengaman Gereja Santa Perawan Maria Regina

Berdasarkan KUHP, hukuman pidana percobaan diatur dalam Pasal 14 a ayat 1 KUHP. Pasal itu berbunyi:

Apabila hakim menjatuhkan pidana paling lama satu tahun atau pidana kurungan, tidak termasuk pidana kurungan pengganti maka dalam putusannya hakim dapat memerintahkan pula bahwa pidana tidak usah dijalani, kecuali jika di kemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain, disebabkan karena si terpidana melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan yang ditentukan dalam perintah tersebut di atas habis, atau karena si terpidana selama masa percobaan tidak memenuhi syarat khusus yang mungkin ditentukan lain dalam perintah itu.

Redaktur : Deni Iskandar

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru