oleh

PPK Jatinegara Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilgub DKI Putaran Kedua

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) Jatinegara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Timur mengadakan rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara tingkat kecamatan pemilihan Gubernur dan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Putaran kedua tahun 2017.

Rekapitulasi di tingkat kecamatan ini adalah tahapan dari rangkaian proses rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilgub DKI semoga prosesnya berjalan lancar.

Acara bertempat di aula Kecamatan Jatinegara ini dibuka oleh Ketua PPK Jatinegara KPU Jakarta Timur Tedi Kurnia, SE Pada sambutannya Tedi menyampaikan apresiasinya kepada PPS Se kecamatan Jatinegara, khususnya seluruh warga DKI Jakarta yang telah berpartisipasi memilih.

Tentu kita perlu memberikan apresiasi kepada seluruh warga Jakarta. Meskipun selama proses Pilkada dinamika politik sangat tinggi sekali. Toh mereka menyadari bahwa kita semua adalah warga Jakarta yang diikat dalam satu kesatuan.

“Jadi Pilkada DKI Putaran Kedua yang berlangsung pada 19 April lalu mencerminkan kedewasaan berpolitik kita yang sudah cukup tinggi,” ujarnya pada acara rapat pleno rekapitulasi Penghitungan suara (20/4/2017).

Camat Jatinegara Bapak Nasrudin Abu Bakar menyampaikan bahwa meskipun Pilgub DKI berjalan dengan lancar, tapi dia tidak memungkiri bahwa ada sejumlah persoalan yang harus dievaluasi untuk penyelenggaraan Pilgub yang lebih baik kedepan. Dia menyebut salah satu evaluasi yang dilakukan adalah terkait peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Meskipun diawal saya memberikan apresiasi terhadap penyelenggara, tapi ada beberapa penyelenggara terutama di tingkat bawah yang tingkat pemahamannya tidak sepenuhnya tepat. Bahkan ada kekeliruan yang menganggu penyampaian hak konstitusional warga DKI Jakarta. Sehingga evaluasi kita adalah peningkatan kualitas SDM. Bimbingan teknis akan ditingkatkan kepada mereka agar pemahaman mereka juga meningkat,” jelasnya.

Komisioner KPU Jakarta Timur Bapak Deden F Rajab,SE mengatakan bahwa bagi penyelenggara Pilkada yang terbukti melakukan pelanggaran yang substansional maka pada penyelenggaraan Pilkada berikutnya tidak akan ditugaskan kembali. Dia menegaskan bahwa penyelenggara Pilkada harus memenuhi tiga kualifikasi yaitu integritas, netralitas dan profesionalitas.

Baca juga :  Perda Tentang Perubahan APBD 2020 Disahkan, Begini Kata Pjs Gubernur Kepri

Setelah menyampaikan beberapa evaluasi ketua PPK Jatinegara Tedi Kurnia,SE membuka rapat pleno ini

“Kita akan memulai rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kecamatan. Sebelumnya mari kita buka rapat pleno terbuka hasil hasil perhitungan suara tingkat kecamatan pemilihan Gubernur dan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Putaran kedua tahun 2017 dengan membaca bismillah maka rapat pleno saya nyatakan dibuka.

Untuk di ketahui bahwa di kecamatan ada delapan kelurahan dan kita akan bagi menjadi dua kelas, Kelas A dan Kelas B.
Untuk di kelas A meliputi kelurahan Bidara Cina, Cipinang Muara, Kampung Melayu, Cipinang Cempedak yang akan di pandu oleh ketua PPK Jatinegara Tedi Kurnia,SE dan kelas B meliputi kelurahan Bali Mester, Cipinang Besar Selatan, Cipinang Besar Utara, Rawa bunga Yang akan di pandu oleh M Haris selaku Pokja Tungra PPK Jatinegara.

Pada rapat pleno terbuka ini hadir komisioner KPU Jakarta Timur Bapak Deden F Rajab, Camat Jatinegara Bapak Nasrudin Abubakar, dari pihak polsek Jatinegara, PPS Se kecamatan Jatinegara Selain itu dihadiri oleh para saksi pasangan calon nomor 2 dan 3 serta Ketua dan anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Jatinegara.(A Widhy)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru