oleh

Kepala UPT Samsat Serpong Angkat bicara terkait pungli parkir di wilayahnya

“Apa yang dituduhkan pihak LSM kepada Samsat UPT Serpong masalah pungli parkir kendaraan bermotor adalah hanya opini saja. Buktikan dengan data dan fakta yang benar, kami juga tidak pernah dikonfirmasi oleh pihak LSM dan juga media yang memlublis perihal pemberitaan tersebut,” tandasnya.

Menurutnya, seharusnya pihak LSM maupun media harus mengkonfirmasi dahulu kebenaran pembiaran pungli parkir tersebut di area parkir UPT Samsat Serpong. Karena pihak UPT Samsat Serpong telah mencanangkan tiga prinsif utama dalam pelayanan kepada para wajib pajak, yaitu : no pungli, no calo dan no lama.

Sementara itu, Jamuri staf Tata Usaha (TU) UPT Bapenda Serpong juga membantah tudingan LSM perihal pungli parkir di area kerja mereka.

“Sepengetahuan saya, pengelolaan parkir tersebut dikelola oleh Mika Parking atas ijin pihak Dishub Tangsel pada Januari 2017, bukan dikelola oleh pihak Samsat Serpong, ” terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Astrid selaku Kasubag Samsat UPT Serpong. Dirinya juga menyayangkan sikap media online tersebut dan juga pernyataan dari LSM yang tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak yang dituduhkan, dalam hal ini pihak UPT Samsat Serpong.

“Kami juga para karyawan Samsat UPT Serpong keberatan kok dengan pengelolaan tarif tersebut, mengapa kami yang dipermasalahkan oleh pemberitaan tendensius tersebut,” pungkasnya dengan geram. ( Ab / Sm / Tr )

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru