oleh

Terkait Satelite Monitoring, Konfrontasi Desak KPK Panggil Anggota DPR RI Fayakun Adriadi

Komite Nasional Rakyat Anti Korupsi alias Konfrontasi, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar segera menangkap anggota DPR RI, Komisi I, Fayakun Adriadi dari Fraksi Partai Golongan Karya.

“Kami mendesak KPK untuk segera panggil dan periksa Fayakun Andriadi yang diduga menerima aliran dana korupsi pengadaan Sateliteonitoring tahun anggaran 2016 di Badan Keamanan Laut” demikian disampaikan, Faisal Hardi, dalam keterangan tertulisnya. Selasa, (18/04), di Jakarta Pusat.

Politisi partai berlambang beringin ini, dinilai terlibat dalam kasus korupsi pengadaan Satelit Monitoring, di Badan Keamanan Laut atau Bakamala, tahun 2016 lalu.

Berdasarkan hasil penyidikan, KPK telah menetapkan Fahmi Darmawansyah sebagai terdakwa, dan Fahmi, dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pindana Korupsi, menyebutkan, aliran dana korupsi Satelite Monitoring, dibagikan kepada Anggota DPR Komisi I, Fayakun Andriadi.

Dalam isi berita acara persidangan no 31 di KPK, pada tanggal 17 Januari 2017, yang dibacakan oleh Hakim, Fahmi Darmawansyah menyebutkan, uang sebanyak 24 Miliyar rupiah ini, diberikan kepada Anggota DPR, komisi I, Fayakun Andriadi dari Fraksi Partai Golkar.

Selain itu, Komite Nasional Rakyat Anti Korupsi ini juga, menambahkan, agar, komisi pemberantasan korupsi, segera melakukan penyelidikan terkait hasil percakapan payakun dengan pemilik perusahaan representative office produsen monitoring satelitte.

“Kami juga mendesak KPK, agar segera melakukan penyelidikan terkait percakapan Fayakun Adriadi dengan managing Director PT Rohde & Schwarz Erwin.s Arif selaku Perusahaan  representative office produsen monitoring satelitte” tambah Faisal.

Sebagaimana diketahui, Fayakun Andriadi, adalah, anggota Komisi I DPR RI periode 2014-2019 dari Fraksi Partai Golkar, Dapil II DKI Jakarta, selain itu, di internal partai Golkar, Fayakun adalah ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Periode 2016-2020.(Deni Iskandar)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru