banner 728x250

Aliansi Mahasiswa Papua Gandeng LBH Jakarta Gelar Konferensi Pers

  • Bagikan
banner 468x60

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Pemblokiran situs media online Papua, yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, dinilai serampangan dan brutal, oleh mahasiswa. Pernyataan ini disampaikan koordinator Aliansi Mahasiswa Papua, Frans Nawipa.

Dalam konferensi persnya, di Jakarta (18/04) Yayasan Satu Keadilan, Papua kita, Frans Nawipa menuturkan, pemblokiran situs media online papua Kominfo, dinilai tidak memiliki landasan hukum yang kuat, pasalnya terdapat aturan yang dilanggar oleh Kominfo.

banner 336x280

“Walaupun Pemerintah telah diberikan kewenangan melalui Pasal 40 ayat 2 UU ITE, namun implementasi pasal tersebut harus dituangkan di dalam Peraturan Pemerintah dan sampai saat ini aturan tersebut belum ada” tutur, Koordinator Aliansi Mahasiswa Papua, Frans Nawipa. Selasa, (18/04), di Jakarta.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah memblokir situs-situs media lokal papua, diantaranya, www.ampnews.org, Freewestpapua.org, bennywenda.org, ulmwp.org, infopapua.org, tabloid-wani.com, papuapost.com, freepapua.com, dan suarapapua.com.

“Kalaupun memang konten atau web www.ampnews.org dan website lainnya dianggap Kominfo melanggar ketentuan perundang-undangan, seharusnya pembatasan hak ini, pembatasan yang dituangkan di dalam UU, dan dalam tujuan melindungi hak orang lain dan untuk memenuhi persyaratan aspek moralitas, ketertiban umum di dalam masyarakat” ujar, Frans.

Situs-situs yang diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika, ini, lanjut, Frans, adalah situs media online yang aktif dan kritis menyuarakan fakta kekerasan yang ada di Papua.

“Pemblokiran terhadap situs tersebut adalah salah satu bentuk pemutusan hak atas informasi masyarakat khususnya masyarakat Papua” lanjut Frans.

Editor : Deni Iskandar

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *