oleh

KASN, Ruang Lingkup Tupoksi Dan Kewenangannya

KICAUNEWS.com — Komisi Aparatur Sipil Negara atau disingkat KASN sebagaimana yang diwajibkan oleh Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara untuk segera dibentuk Pemerintah.

Akhirnya KASN sudah terbentuk dan dimana Anggota Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) secara resmi sudah diilantik presiden dan diduduki oleh 7 (Tujuh) anggota Komisi Aparatur Sipil Negara yag resmi menjabat dan dilantik presiden Jokowidodo Bulan November lalu :
1    Ketua    : Prof. Sofian Effendi
2    Wakil     : Irham Dilmy
3    Anggota: Waluyo
   : I Made Suwandi
   : Nuraida Mokhsen
   : Tasdik kinanto
   : Prijono Tjiptoherijanto

Ketua KASN-RI, Prof. Dr. Sofian Effendi

Komisi Aparatur Sipul Negara (KASN) merupakan lembaga nonstruktural yang mandiri dan bebas dari intervensi politik untuk menciptakan Pegawai ASN yang profesional dan berkinerja, memberikan pelayanan secara adil dan netral, serta menjadi perekat dan pemersatu bangsa dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) berkedudukan di Ibu Kota Negara RI dalam Hal ini Jakarta.

Dibentuknya Komisi Aparatur Sipil Negara/KASN bertujuan untuk :
a.    menjamin terwujudnya Sistem Merit dalam kebijakan dan Manajemen ASN;
b.    mewujudkan ASN yang profesional, berkinerja tinggi, sejahtera, dan berfungsi sebagai perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia;
c.    mendukung penyelenggaraan pemerintahan negara yang efektif, efisien dan terbuka, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme;
d.    mewujudkan Pegawai ASN yang netral dan tidak membedakan masyarakat yang dilayani berdasarkan suku, agama, ras, dan golongan;
e.    menjamin terbentuknya profesi ASN yang dihormati pegawainya dan masyarakat; dan
f.    mewujudkan ASN yang dinamis dan berbudaya pencapaian kinerja.

Selain memiliki tujuan Komisi Aparatur Sipil Negara/KASN memiliki Fungsi dan beberapa fungsinya antara lain mengawasi pelaksanaan norma  dasar,kode etik dan kode perilaku ASN, serta penerapan Sistem Merit dalam kebijakan dan Manajemen ASN pada Instansi Pemerintah.

Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tentunya juga dibekali tugas tertentu dan berikut tugas KASN  :

a.    menjaga netralitas Pegawai ASN;
b.    melakukan pengawasan atas pembinaan profesi ASN; dan
c.    melaporkan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan Manajemen ASN kepada Presiden.

Dan Dalam melakukan tugasnya Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dapat:

Pertama melakukan penelusuran data dan informasi terhadap pelaksanaan Sistem Merit dalam kebijakan dan Manajemen ASN pada Instansi Pemerintah;

Kedua melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan fungsi Pegawai ASN sebagai pemersatu bangsa;

Ketiga menerima laporan terhadap pelanggaran norma dasar serta kode etik dan kode perilaku Pegawai ASN;

Keempat melakukan penelusuran data dan informasi atas prakarsa sendiri terhadap dugaan pelanggaran norma dasar serta kode etik dan kode perilaku Pegawai ASN; dan

Kelima melakukan upaya pencegahan pelanggaran norma dasar serta kode etik dan kode perilaku Pegawai ASN.

Dan dalam pelaksanaan tugasnya tentunya Komisi Aparatus Sipil Negara (KASN) dilengkapi kewenangan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dan berikut kewenangan (authority) yang dimiliki KASN :

Pertama mengawasi setiap tahapan proses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi mulai dari pembentukan panitia seleksi instansi, pengumuman lowongan, pelaksanaan seleksi, pengusulan nama calon, penetapan, dan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi;

Kedua,mengawasi dan mengevaluasi penerapan asas, nilai dasar serta kode etik dan kode perilaku Pegawai ASN;

Ketiga,meminta informasi dari pegawai ASN dan masyarakat mengenai laporan pelanggaran norma dasar serta kode etik dan kode perilaku Pegawai ASN;

Keempat,memeriksa dokumen terkait pelanggaran norma dasar serta kode etik dan kode perilaku Pegawai ASN; dan

Keima, meminta klarifikasi dan/atau dokumen yang diperlukan dari Instansi Pemerintah untuk pemeriksaan laporan atas pelanggaran norma dasar serta kode etik dan kode perilaku Pegawai ASN.

Dalam menjalankan kewenangannya untuk  melakukan pengawasan Penerapan asas,nilai dasar serta kode etik dank ode perilaku pegawai ASN maka Komisi Aparatus Sipil Negara (KASN) berwenang untuk memutuskan adanya pelanggaran kode etik dan kode perilaku Pegawai ASN.

Dan hasil pengawasannya disampaikan kepada Pejabat Pembina kepegawaian untuk ditindak lanjuti dan bagi pejabatan Pembina kepegawaian yang tidak menindak lanjuti keputusan hasil pengawasan KASN maka KASN merekomendasikan kepada Presiden untuk menjatuhkan sanksi kepada Pejabat Pembina Kepegawaian dan Pejabat yang Berwenang yang melanggar prinsip Sistem Merit dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dimana sanksi yang dapat dijatuhkan mulai dari peringatan,teguran, paikan, pencabutan, pembatalan, penerbitan keputusan, dan/atau pengembalian pembayaran; hukuman disiplin untuk Pejabat yang Berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan sanksi untuk Pejabat Pembina Kepegawaian, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sumber : makassar.lan.go.id/index.php/survei/refleksi/547-komisi-aparatur-sipil-negara-kasn-ruang-lingkup-tugas-fungsi-dan-kewenangannya

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru