oleh

Tim Peneliti Saber Pungli, Sambangi Polres Tangsel

KOTA TANGSEL, KICAUNEWS.com — Kombes Kombes Marvin Effendi, dosen dari Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) berharap kinerja Satuan Tugas Sapu Bersih pungutan liar (Satgas Saber Pungli) harus bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi, Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No 87/2016 sebagai payung hukum bagi Satgas Saber Pungli melaksanakan tugasnya.

Hal ini disampaikan Marvin bersama.rombongan tim peneliti dan pengumpul data, saat melakukan kunjungan ke Mapores Tangerang selatan (Tangsel) dan berdialog dengan unsur pemerintah daerah juga masyarakat, yang digelar di Aula PGRI Pondok Aren, Kota Tangsel, Selasa (04/04-2017)

“Kerja memberangus Pungli tidak boleh terhenti, bahkan harus berkesinambungan. Kerja ini jangan sampai berujung sia-sia seperti sebelumnya. Pemberantasan Pungli harus berhasil dan menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat di semua pelosok negeri,” ujar Marvin

Marvin Efendi menjelaskan ” bahwa pada intinya kedatangan tim peneliti ke wilayah ingin mengetahui sejauh mana penanganan Saber Pungli yang sudah dicanangkan oleh pemerintahan presiden Jokowi sudah berjalan atau belum, serta pelayanan masyarakat yang ada di setiap, apakah sudah benar-benar bebas dan bersih dari pungutan liar,” terang Kombes Marvin.

Wakapores Kompol Bachtiar Alponso juga sebaga ketua Satgas Saber Pungli menjelaskan bahwa Polres Tangsel sudah terbentuk Satgas Saber Pungli tingkat Eksternal sedangkan untuk masyarakat, menginduk
di bawah Kendali Walikota Tangsel, dan Satgas yang sudah dibentuk terdiri dari Satgas Penindakan, Satgas Pencegahan dan Satgas Intelijen.

” Satgas Pencegahan sudah bekerja dengan memberikan sosialisasi dan penyuluhan ke Stakeholder terkait Operasi Saber Pungli dilanjut, bahkan sudah adanya oknum PNS yang tertangkap tangan,”ujarnya

Alponso menambahkan, bagi masyarakat sebagai pelanggan ragam jasa dari pemerintah pusat dan daerah, keberhasilan Satgas Saber Pungli hanya diukur dari dua indikator.

Baca juga :  Unsur terkait Tiga Pilar Kecamatan Setu Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019

“Pertama, berkurangnya praktik pungli pada semua lini layanan publik. Kedua, tumbuhnya efek jera dari pegawai negeri sipil dan pegawai daerah melakukan pungli, terutama di internal Polri, dalam setiap apel terus sampaikan,” ungkap dia.

Alponso menjelaskan, rombongan tim peneliti terdiri dari Kombes Marvin Effendi, Kombes Oya Zulfikar, Prof. Dr. Tigor Sitorus di pedamping dari Polda Kompol Sugiarto dan melakukan dialog dengan beberapa unsur.

“peserta selain unsur internal Polri juga dihadiri unsur TNI,Pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Penelitian ini akan dijadikan bahan masukan kepada pimpinan untuk mengambil langkah-langkah lebih lanjut, ”pungkasnya.(AbH)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru