oleh

Sidang Kabinet, Presiden : Dana Abadi Pendidikan Indonesia pada 2030 bisa mencapai Rp 400 triliun

Alokasi dana pendidikan Indonesia setiap tahunnya mencapai 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pada tahun ini, total APBN Indonesia mencapai Rp 2.080,5 triliun.
Presiden Joko Widodo meminta agar anggaran pendidikan tersebut dialokasikan secara terencana dan tepat sasaran. Sebab, dia menilai selama ini belanja pendidikan hanya dilakukan untuk biaya rutinitas saja.
“Jangan semua dihabiskan tapi enggak tepat guna. Saya minta dibentuk dana abadi pendidikan kepada Menteri Keuangan,” kata Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna Pagu Indikatif RAPBN 2018 di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/4).
Menurut Jokowi, anggaran pendidikan yang selalu dialokasikan setiap tahun sebaiknya disisihkan di dana abadi pendidikan. Dana tersebut merupakan investasi untuk generasi mendatang. “Ini investasi besar untuk anak cucu kita, saya kira harus dimulai. Dana pendidikan abadi ini nantinya bertujuan untuk mengelola dana investasi pendidikan bagi generasi yang akan datang,” katanya.
Berdasarkan hitungan Kementerian Keuangan, kata Jokowi, dana abadi pendidikan Indonesia pada 2030 bisa mencapai Rp 400 triliun. Nantinya dana itu untuk membiayai pendidikan terutama untuk jenjang magister dan dotoral di luar negeri.
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru