oleh

Hasil Sidang Commission of The Status of Women (CSW) Ke-61 di New York

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)  Yohana Yembise menggelar Konferensi Pers terkait hasil sidang Commission of the Status of Women (CSW) ke-61 di New York  di Auditorium Kementerian PPPA  Jl. Medan Merdeka Barat Jakarta, senin (3/4/17).

Yohana menjelaskan Indonesia mengikuti sidang Commission on the Status of Women (CSW-61) diselenggarakan pada tanggal 13-24 Maret 2017 di Markas PBB New York.

Biro CSW 2016-2017 Ketua Mr Antonio de Aquiar Patriota (Brazil, mewakili Amerika Latin dan Karibia) dan Wakil Ketua Mr Jun Saito (Jepang mewakili Asia dan Pasifik), Ms Fatma .Al.Zahraa Hasan (Mesir, mewakili Afrika), Ms. Sejla Dutbuzovic (Bosnia-Herzegovina, mewakili Eropa Timur serta Mr Andreas Glossner (Jerman mewakili Eropa Barat dan kelompok negara lainnya.

Delegasi RI dipimpin oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise dan berangotakan wakil-wakil dari Kementerian PPPA. Bappenas, Kemenaker, Kemenlu, Pemkot Magelang, Komnas Perempuan, Kowani, Bhayangkari, PEKKA dan PTRI New York.

Tema CSW tahun 2017 adalah Women’s Economic Enpowerment in the Changing World of Work yang menyoroti upaya pemberdayaan ekonomi Perempuan di dunia kerja kontemporer, dalan kaitannya dengan kesetaraan gender dan pembangunan berkelanjutan. Partisipasi Indonesia pada tahun 2017  adalah sebagai observer mengingat keanggotaan Indonesia di CSW berakhir tahun 2016.

Menteri PPPA menjadi panelis pada side event Achieving SDGs: Role of Women Peacekeeper in Community Building. Menteri PPPA menyampaikan dukungan Indonesia bagi pemenuhan target kenaikan 15% jumlah peacekeeper.

Menteri PPPA menjadi panelis pada side event OKI  bertema Support of Religious Leaders and Scholars for Empowerment of Woment in the OIC Member State. Indonesia juga menjadi co-sponsor  dalam side event Musawah bertema Who Provides ? Who Decides? Egalitarian Marriage In Muslim Contexts.

Baca juga :  Desa Sidamulya Di Ciamis, Prioritaskan Pembangunan

Indonesia berpartisipasi pada side event OKI  tentang Role of Young Leaders in Decision Making Process.

Menteri PPPA juga menyampaikan statement pada debat terbuka Dewan Keamanan (DK) mengenai Trafficking in Persons in Conflict Situations: Forced Labor, Slavery and Other Similar Practices.

Sidang CSW-61 telah menghasilkan adopsi beberapa dokumen antara lain :

  1. Agreed Conclusion dengan tema prioritas “Women’s Economic in the Changing World of Works.
  2. Rancangan Resolusi “Situation of and Assistance To Palestinian Women.
  3. Rancangan Resolusi “Eliminating Sexual Harrasment in The Workplace yang diajukan oleh Israel dan diadopsi melalui votting.

Secara umum, persidangan CSW61  berjalan dengan lancar. Kehadiran Indonesia sebagai observer pada tahun ini tidak mengurangi partisipasi dan kontribusi delegasi Republik Indonesia (Delri). Bahkan aktivitas Delri semakin intensip dengan berbagai tawaran untuk berbicara di sejumlah forum resmi dan side event. Peran aktif Delri mendapat respon positif diantara negara PBB dan telah dimanfaatkan sebagai rangkaian kampanye Indonesia untuk menjadi Anggota Tidak Tetap DK PBB periode 2019-2020 pungkasnya.(Sunarto)

Editor : Rahmat Saleh

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru