banner 728x250

Belum Lama Diresmikan, Taman Pangandaran Sunset Butuh Pengelolaan Maksimal

  • Bagikan
Para Pengunjung yang tidak mengindahkan papan himbauan di lokasi (Dok Istimewa)
banner 468x60

KAB. PANGANDARAN KICAUNEWS.com — Layaknya taman-taman kota yang ada di kota lain dengan keunikanya masing-masing, taman kota di pangandaran ini memiliki keunikan tersendiri. terlatak di pinggir pantai pangandaran tepatnya di pertigaan jalan pamugaran kurleb 100M dari pintu masuk utama area wisata yang berpagarkan dengan tulisan raksasa PANGANDARAN SUNSET tampak unik dan cantik dengan berdirinya sebuah TUGU berhiaskan 3 patung ikan merlin.

Kini Pangandaran mempunyai area faforit. masyarakat sekitar begitu antusias dan sangat puas dengan di bukanya taman tersebut di awal maret ini. pengunjung tampak begitu menikmati keindahan pantai pangandaran sekaligus bisa bersantai juga berfoto-foto dengan latar pangandaran sunset ditambah juga cantiknya hiasan 3 patung ikan merlin.

banner 336x280

Namun hendaknya untuk menjaga  kebersihan, ketertiban sekaligus keamananTaman Boulevard pangandaran yang sekarang akrab dengan nama pangandaran sunset kiranya butuh pengelolaan secara maksimal. Tidak hanya dijadikan seremoni, Taman yang sudah indah ini pun harus dijaga dan dirawat bersama-sama agar tetap terjaga kelestariannya.

Seperti pantauan oleh kicaunews dalam gambar, pengunjung tidak mengindahi tulisan yang terpampang untuk tidak menginjak rumput karena di kwatirkan keindahan taman yang  memiliki luas 47×74 Meter persegi tidak lagi terlihat indah, hijaunya rumput akan mati akibat di injak injak pengunjung dan sampah yang berserakan.

taman yang menghabiskan atau menelan dana hingga 1,5 M.di kelola oleh badan pengelolaan lingkungan hidup (BPLH) dan taman ini juga di harapkan tidak hanya menjadi ruang publik namun juga berfungsi sebagai resapan air(BIO PORI) serta saluran drainase. taman terbuka hijau (RTH) merupakan yang pertama di pemkab pangandaran rencana ke depan akan di bangun RTH di sejumlah titik lain. EVA

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Respon (3)

  1. Kabupaten Pangandaran adalah kabupaten tempat saya dilahirkan. Sudah belasan tahun enggak berkunjung dan kesana lagi tahun 2016 kemarin. Melihat gambar diatas, kok orang² jaman sekarang banyak yang tidak punya kesadaran. Sudah jelas ada tulisan “dilarang menginjak rumput”…..seperti tidak ada rasa malu pada dirinya sendiri

  2. ini lah prilaku manusia yang g tau diri ,apakah yg menginjak rumput itu g pernah sekolah ?memang g tau diri bagai mana pangandaran ini jadi indah tertib kalo prilaku oknum masyarakatnya seperti ini .apakah bisa pangandaranini sebagai gerbang pariwasata DUNIA .?marilah kita sama2 menjaga melestarikan segala aset dari kota tercinta ini ,tegur lah mereka yang telah merusak kota kita tercinta ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *