oleh

Bahrullah Akbar : Penggunaan KA Barang Untuk Wilayah Timur dan Barat Indonesia Belum Maksimal

JAKARTA, KICAUNEWS.com — transportasi darat seperti kereta api untuk angkutan barang dan jasa masih dianggap belum optimal penggunaannya. Hal ini menyebabkan adanya kesenjangan penyaluran barang dan jasa antara wilayah timur dan barat Indonesia

Anggota VII Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Bahrullah Akbar mengatakan, pemerintah seharusnya lebih berfokus lagi dengan nasib perkereta apian barang dan jasa yang masih kurang diminati perusahaan.

“Keberadaan perkeretaapian ini merupakan sektor yang penting. Untuk itu kita perlu lakukan beberapa kajian, apa saja yang menjadi penyebab belum maksimalnya penyaluran barang dan jasa menggunakan transportasi tersebut. Ini untuk mendorong pembangunan yang merata,” ungkap Bahrullah Akbar di Stasiun Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (28/2/2017) seperti merdeka.com .

Menurutnya, sampai saat ini penyaluran barang dan jasa masih berfokus di wilayah berpenduduk ramai seperti di pulau Jawa. Sehingga terjadi ketimpangan dalam penyebaran barang dan jasa tersebut. “Hampir semua terserap di wilayah barat dan hampir semua ada di pulau Jawa. Jadi saya ingin tekankan bagaimana kita dapat menyeimbangkan penyaluran barang dan jasa di wilayah barat dan timur,” ungkapnya.

Mudah-mudahan adanya solusi yang tepat dalam menyalurkan barang dan jasa. Sehingga, tidak ada lagi anggapan bahwa pemerintah hanya fokus membangun wilayah barat terutama di pulau Jawa.

“Saya berharap kita dapat menggali beberapa cara untuk menemukan solusi yang tepat untuk hal ini,” tutupnya.(Red)

Sumber : Merdeka.com

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru