oleh

Tak Indahkan Aturan, Beberapa Klinik Di Pangandaran Jauh Dari Kelayakan

KAB. PANGANDARAN, KICAUNEWS.COM — Sebuah Klinik Kesehatan seharusnya memperhatikan serta mengutamakan kebersihan dan kelayakan tempat. Pasalnya, Permenkes No 9 tahun 2014 tentang klinik mengatur semua tata tertib dan kelayakan serta juklak dan juknis serta aturan main sebuah klinik.

Dimana ada standar persyaratan untuk klinik yaitu yang pertama dan utama di antaranya harus memiliki tenaga medis serta tenaga kesehatan lain, selain itu klinik tersebut juga harus memperhatikan masalah AMDAL. Sebab, limbah dari klinik tersebut dapat mencemari lingkungan serta persyaratan lingkungan untuk pembuangan limbah itu menjadi syarat Mutlak awal di keluarkanya izin mendirikan klinik.

Namun miris, ada potret yang berbeda di kawasan padat penduduk di desa Sukamaju Kecamatan Mangun Jaya Kabupaten Pangandaran terdapat sebuah Klinik yang kumuh dan jauh dari kata layak serta klinik tersebut bertempat di sebuah rumah tua yang bahkan untuk tempat tinggal saja sudah tidak layak huni dengan ruangan yang kotor, tempat sampah dan tempat makan pasien terlihat berserakan .

Pantauan KICAUNEWS.COM dan tiga media lainnya belum lama ini ketika mengunjungi klinik  tersebut sangat tidak mencerminkan klinik yang sehat.

Saat ditemui seorang petugas klinik yang berinisial Ibu Tm terlihat gelisah ketika kami minta izin untuk melihat keruangan obat dan ruang LAB. Petugas tersebut yang juga asisten dokter dan dokter yang Berinisial WP yang sekaligus pemilik klinik tersebut justru menanyakan surat tugas dan KTA kami dan dengan senang hati para awak mediapun menunjukkkan.

Hasil temuan setelah di izinkan oleh WP, Para awak mediapun melihat seluruh ruangan yang begitu  sangat mamprihatinkan dan tidak layak di sebut klinik. Para awak media pun mengambil gambar untuk kemudian di serahkan ke dinas kesehatan serta instansi terkait untuk melakukan review dan melakukan peninjauan ulang.

Seperti diketahui, dimana mengingat proses penertiban izin klinik itu sepenuhnya wewenang dinas kesehatan dan bagian perizinan serta Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) dan beberapa stake holder lainnya.

Baca juga :  Puslitbang Inovasi Daerah BPP Dorong Percepatan Inovasi di Daerah, Begini Kata Sekretaris BPP Kemendagri

Untuk itu, Para awak media yang memang sebagai sosial kontrol miris melihat kondisi sebuah klinik dan ini jelas mencoreng dunia kesehatan khususnya di kabupaten pangandaran. (EVA)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru