oleh

Gawat…!!! Berkedok Apotik, Obat Keras Dengan Daftar G Kini Beredar di Pangandaran

KAB. PANGANDARAN, KICAUNEWS.COM — Daftar obat keras atau lazim disebut obat yang masuk daftar G dilarang bebas beredar di pasaran. Pasalnya, dapat disalahgunakan pemakainya jika tanpa menggunakan resep dokter untuk mendapatkannya. Obat daftar G ini bisa membuat seseorang over dosis sampai tak sadarkan diri, persis sama halnya orang yang mengkomsumsi obat-obatan terlarang lainnya seperti narkoba dan perlu di ketahui obat daftar G artinya berbahaya  dimana G singakatan dari Gevaarlijk berasal dari bahasa Belanda yang artinya berbahaya.

Seperti halnya sebuah toko obat yang berlokasi di JL bungur km 01 bungur raya kec langkap lancar kab . pangandaran yang  lumayan jauh dari keramaian atau pusat kota ini dengan leluasa mejual bebas obat obatan dengan daftar G. ditambah masyarakat yang awam jelas jadi korban dampak yang di timbulkan sangat berbahaya mengingat obat yang seharusnya di berikan dengan dasar pertimbngan atau pemeriksaan dokter terlebih dahulu sesuai kondisi pasien yang mengkonsumsinya namun atas ulah pedagang yang tidak bertanggung jawab ini di jual bebas.

Ketika di konfirmasi media, ibu yang berinisial S (si pemilik toko) ini mengetahui adanya kesalahan terkait bisnisnya, namun faktanya ibu S tetap membandel dan menjualan puluhan obat dengan daftar G yang di simpan rapi di bawah meja seoalah dan terkesan menyembunyikanya.

Patut diketahui bersama, larangan pemerintah untuk pengedar obat bagi pihak yang tidak memikili keahlian dan kewenangan ini sudah di jelaskan dalam katentuan PASAL 98 AYAT (2) UU 36/2009, serta serta sangsi denda rp 1.500.000.000 (satumilyar lima ratus juta rupiah) bagi pihak yang tidak memiliki keahlian dan kewenangan ini juga dapat kita lihat dalam ketentuan pasal 98 ayat (2) undang undang no 36/2009 tentang kesehatan.

Baca juga :  Kasat Sabhara Polres Indramayu Turunkan Personelnya Melakukan Giat Pelaksanaan Protokol Kesehatan Covid-19

Terkait penemuan tersebut, kepala BBPOM dengan dinas kesehatan kota/kabupaten serta kepolisian di harapkan mampu menjalin  kerja sama demi kepentingan konsumen dan masyarakat luas yang umumnya awam akan jenis obat daftar G yang beredar dan sangan berbahaya serta menindak tegas toko obat yang berkedok apotik.(EVA)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru