banner 728x250

Sigap dan Tanggap, Kelurahan Pedurenan Bantu Pengurusan Berobat Warga Tak Mampuh*

  • Bagikan
banner 468x60

Kota Tangerang, KICAUNews.com – Terima laporan ada warga tidak mampuh untuk berobat ke Rumah Sakit (RS) Lurah Pedurenan H. Supriatman didampingi Kasi Tata Pemerintahan (Tapem) Kelurahan Pedurenan Hj. Tatik Yuliahri S. Sos., MM dan Kasi Kemasyarakatan Kelurahan Pedurenan Yayat Kusmayati terjun langsung untuk mengurus adimistrasinya.

Terlihat memang miris nasib Mastiah (67) warga kurang mampuh yang tinggal di Perumahan (Perum) Ciledug Indah II, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, selama 15 tahun melawan kangker payudara yang kian hari bertambah parah juga ditambah kondisi suami menderita asma akun yang sudah bertahun-tahun tak kunjung sembuh. Namun kini dirinya bisa bernafas dengan lega berkat kesiggapan petugas Kelurahan Pedurenan yang peduli akan kondisi warganya.

banner 336x280

“Sebelumya dia sudah pernah berobat sendiri dan banyak faktor yang menyebabkan dirinya tidak mau ke Rumah Sakit,” ungkap Hj. Tatik di meja kerjanya, Kamis (9/2/2017).

Adapun faktornya, kata mantan Kasi Kemas Kelurahan Pedurenan itu, takut dengan Rumah Sakit, peralatan Rumah Sakit dan takut dengan tindakan operasi yang dilakukan oleh Rumah Sakit.

“Kita berusaha merubah meansetnya, kita coba rayu agar mau dibawa ke rumah sakit dan kita juga bilang tidak akan di operasi ko,” paparnya.

Dirinya juga menjelaskan, sebelumnya Mustiah melakukan pengobatan di Puskesmas Pedurenan, karena semakin lama semakin memburuk sehinga Puskesmas tidak mampuh untuk menagani maka petugas Puskesmas melaporkan ke Kelurahan.

“Sebetulnya dia punya BPJS mandiri, 1 tahun tidak membayar karena keterbatasan biaya ditambah suaminya sakit, nah dari pihak rumah sakit melaporkan ke Kelurahan bahwa BPJS nya sudah tidak bisa digunakan dan kalau seandainya mau dibayar pasti kena denda karena itu sudah peraturannya,” katanya.

Baca juga :  Bahrullah Akbar : BPK Prov. Sulsel Harus Semakin Junjung Tinggi Independensi, Integritas dan Profesionalisme

Ia mengungkapkan, merespon laporan dari Puskesmas, pihaknya juga sudah mempasilitasi, mulai dari surat pengantar dari Kelurahan sampai mengurus berkas ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang.

“Dari Dinsos dapat 2 Kartu Indonesia Sehat (KIS) tapi nanti keluarnya bulan April, karena yang satu ini darurat maka Dinsos mengeluarkan surat rekomendasi,” terangnya.

Lebih jauh Dirinya memaparkan, dari Puskesmas mendapat surat rujukan ke RS Sari Asih Ciledug dan langsung di tandatangani oleh Kepala Puskesmas (Kapus).

“Saya juga tidak tahu, mungkin Puskesmas Peduren berpikir Sari Asih mengkaper pasin yang menderita penyakit tersebut, ternyata setelah sampai disana Sari Asih tidak menagani penyakit yang mengunakan Onkologi,” ungkapnya.

Karena tidak ada Onkologi, kata dia, akhirnya pasien disarnakan untuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang.

“Setelah sampai disana langsung ditangani dan diperiksa, teryata setelah diperiksa pasien memang harus membutuhkan perawatan Onkologi, tapi ternyata di RSUD juga tidak ada Onkologi, maka dokter menyarankan dan memberi pilihan rujukan pada 4 rumah sakit yang memiliki Onkologi,” jelasnya.

Adapun 4 RS yang ditunjuk oleh RSUD Kota Tangerang yakni, RS Husada Insani, RSU Siloam, RSUD Kabupaten Tangerang, RS Darmais.

“Setelah kita pertimbangkan dari banyak faktor akhirnya kita pilih RS Husada Insani, karena kalau kesana kita pikir tidak terlalu jauh dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya untuk tranportasi, sebab cuma 1 kali naik mobil,” paparnya.

Dijelaskannya lagi, setelah sampai di Husada Insani pasien kondisi pasien dinyatakan belum gawat darurat maka masuk perwatan poli.

“Karena pengunan KIS ada sarat dan ketentuan dan disana poli onkologi adanya hari Selasa maka pasien kita kembalikan ke keluarga untuk kembali Selasa depan, kita sendiri sudah melakukan dengan semaksimal mungkin dan akan kita pantau terus,” pungkasnya. (Tra/Tris)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *