oleh

PN Jakarta Timur Memvonis Jaelani 16 Tahun Penjara Atas Dugaan Pembunuhan

Jakarta, kicaunews.com — Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memutuskan Jaelani Spd. I Bin H. NGozali Nawawi bersalah atas Pembunuhan Berencana terhadap Korban yg bernama Suminih Binti Nasian alias Icha dengan Pasal 340 KUHP. Vonis yg diberikan Ketua Majelis Hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa sebesar 20 tahun Penjara (31/01).
Dalam Keteranganya Majelis Hakim yg memeriksa perkara tsb menilai bahwa selama persidangan Terdakwa berbelit belit, Tidak Jujur.

Adapun Barang Bukti berupa kaos, celana, jam tangan merek Alexandre Christie, bh, dua handphone merek balack berry dan Samsung.

Sementara itu, menurut kuasa hukum Timbul Jaya Rajagukguk vonis tersebut sangatlah mengecewakan dikarenakan :

1. Keterangan Terdakwa tdk digunakan pada saat persidangan melainkan hakim mempergunakan ket Terdakwa pada saat di BAP Polisi, hal ini telah diuraikan oleh Terdakwa bahwa pengakuan dirinya dikarenakan adanya dugaan ancaman Istri dan Anaknya akan dibunuh dan dibuang ke laut.
2. Bukti Pisau utk melakukan pembunuhan tsb tdk dapat dibuktikan oleh Penyidik dalam persidangan.
3. Hakim Pengadilan yg memeriksa perkara tsb tidak mempertimbangkan bukti pakaian Terdakwa yg digunakan pada hari Rabu tgl 8 – 9 Juni 2016, pada hal bukti pakaian Terdakwa telah diperlihatkan dalam persidangan.
4. Hasil Lab terhadap Potongan Jari Kuku Kiri dan Kanan Tangan serta jaket Terdakwa juga tdk dipertimbangkan oleh Majelis Hakim, pada hal hasil Lab tsb kesemuanya Negatif.
5. Tidak ada saksi mata yang melihat terjadinya pembunuhan tersebut serta tidak ada saksi mata yang melihat korban berjalan bersama. Dan juga Hakim majelis tersebut tidak mempertimbangkan Saksi A De Charge yang telah dihadirkan dalam Persidangan tersebut.

Dengan dijatuhkan hukuman tersebut kepada Klien Kami, maka dengan ini Kami selaku Kuasa Hukum menyatakan Banding atas putusan hakim.
Sebelumnya, Jaelani Spd. I Bin H. Gozali Nawawi diduga melakukan Pembunuhan Berencana terhadap Korban yang bernama Suminih Binti Nasian alias Icha di Parit samping Perumahan Mutiara Sanggraha, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur (08/06/2016). Dengan cara menggorok leher korban hampir putus menggunakan pisau merek garpu. Dimana Jaelani dituntut hukuman 20 tahun penjara karena melakukan pembunuhan berencana. Dalam pembelaannya, Jaelani membantah semua dakwaan jaksa penuntut umum. Kasus yang menjerat Jaleani berawal dari hubungan asmara dengan Suminih. Hal itu membuat istri Jaelani cemburu. Kecemburuan istri Jaelani membuat dirinya gelap mata. Sehingga mengambil jalan pintas dengan menghabisi nyawa Suminih. (ed/rvk)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru