oleh

PPK Karang Tengah Lakukan Bimtek Pada PPS Kelurahan Pedurenan

Kota Tangerang, KICAUNews.com – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang lakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi suara pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten tahun 2017, kepada petugas pemungutan suara (PPS), Kamis 26 Januari 2017.

Dalam acara Bimtek yang dilakukan di aula Kelurahan Pedurenan hadir pula, Lurah Pedurenan H. Supriatman, Ketua PPK Kecamatan Karang Tengah H. Jaswadi, Edward (anggota PPK), Bambang Hariadi (anggota PPK), Ketua PPS Kelurahan Pedurenan Heru, Sekretaris I PPS Kelurahan Pedurenan Endang E. K, Sekretaris II PPS Kelurahan Pedurenan H. Sugiarto, Bendahara PPS Kelurahan Pedurenan Hj. Mustiah, S. Sos, Staf Bendahara Keuangan PPS Kelurahan Pedurenan Hj. Tatik Yulihari, S. Sos,. MM dan anggota Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Karang Tengah Mardani.

“Kepada 27 PPS bisa bekerja sama membangun negara dimohon kepada PPS untuk menyampaikan apa yang harus disampaikan,” kata Lurah Pedurenan dalam sambutannya.

Dia juga memaparkan, kesuksesan Pilkada Banten ini tergantung di tangan bapak-bapak dan undangan juga harus disampaikan jangan sampai ada yang golput.

“PPS Kelurahan bisa lebih baik lagi dari tahun sebelumnya yang sudah baik dan juga jangan sampai terjadi pemilihan Ulang,” harapnya.

Sementara itu, Ketua PPK Kecamatan Karang Tengah H. Jaswadi mengatakan, peraturan Pemilu yang sekarang dengan yang sebelumnya tentu tidak jauh berbeda, namun PPK dan PPS harus lebih sering melakukan koordinasi dan bersosialisasi kepada masyarakat.

“Kita selaku PPK sejak kemarin sudah mulai memberikan surat edaran ketempat-tempat ibadah seperti Masjid, Musollah dan Majelis Talim guna mengajak masyarakat untuk mengikuti pemilu,” ucapnya.

Dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun ini, Kota Tangerang ditargetkan bisa mencapai 80 % masyarakatnya dalam menyalurkan hak suaranya.

Baca juga :  Sigap dan Tanggap, Kelurahan Pedurenan Bantu Pengurusan Berobat Warga Tak Mampuh*

“Maka dari itu dalam sosialisai tersebut dibutuhkan peran masyarakat agar masyarakat yang lain sadar akan pentingnya pemilu,” paparnya.

Saat disinggung kendala dan kesulitan dalam melakukan sosialisasi Dirinya mengungkapkan, tidak ada kesulitan, sebab sosialisasi dilakukan pada setiap momen dimana banyak orang berkumpul.

“Kesulitan hampir tidak ada, kita sendiri selaku penylengara terus melakukan sosialisasi di tempat perkumpulan, tempat arisan, kalau masyarakat yang awam karena tidak ada perkumpulan,” katanya.

Lebih jauh Ia mengingatkan, pada tanggal 29 Januari nanti Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat akan menyelengarakan program semarak Pilkada di Tuggu Adipura Kota Tangerang.

“Yang nantinya akan mengundang seluruh elemen masyarakat, KPUD Kota Tangerang, PPK dan PPS se Kota Tangerang dan sebagainya, yang tujuannya agar bisa memaksimalisasi Pilkada Banten itu sendiri,” jelasnya.

PPK juga meminta kepada PPS pada setiap momen agar terus melakukan koordinasi kesulitan-kesulitan dan ide-ide baru juga masukan-masukan dari para tokoh masyarakat.

“Sebab tokoh masyarakat meski bukan selaku penyelengara tapi itu penting karena masukan itu tidak harus dari penyelngara,” tandasnya. (Tra/Tris)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru