oleh

KASAL ADE SUPANDI MEMBUKA RAPIM TNI AL 2017 DI MABESAL CILANGKAP

Jakarta, Kicaunews.com — Rapim TNI AL diawali dengan pembukaan oleh Kasal dan penyampaian arah kebijakan Panglima TNI Tahun 2017 dan dilanjutkan dengan paparan Irjenal, paparan Asrena Kasal, paparan Aslog Kasal, laporan komando Pangarmatim, laporan komando Pangarmabar, laporan komando Pangkolinlamil, laporan komando Dankormar, laporan komando Dankodiklatal, laporan komando Gubernur AAL, laporan komando Danseskoal, laporan komando Kapushidrosal dan laporan komando Danpuspomal.

Rapim TNI AL 2017 bertema “Kita Tingkatkan Efektivitas Operasi, Kesiapan Alutsista dan Profesionalisme Prajurit Matra Laut Untuk Melaksanakan Tugas-Tugas TNI AL. Usai memimpin rapim, dalam jumpa persnya Kasal mengatakan tahun 2017 akan terus melakukan pembinaan kekuatan dan pertahanan Angkatan Laut.

“Dalam kesiapan personil kita siapkan alutsista, personil dan logistik juga dalam rangka menyiapkan kekuatan TNI AL. Tiap tahun kita gelar kekuatan, berkoordinasi dengan mabes AL berapa yang dibutuhkan oleh angkatan laut. Dirumuskan dalam sistem armada terpadu untuk memenuhi operasi armada angkatan laut, dari marinir dan pangkalan,” ujar Kasal Ade Supandi.

Untuk memenuhi hal tersebut juga berkaitan dengan pencapaian daya serap anggaran TNI AL. “2016 pencapaian daya serap anggaran Alhamdulillah sudah 98 persen. Diharapkan 2017 semua kegiatan pembinaan kekuatan AL dapat terlaksana dengan baik,” terangnya.

Rapim TNI AL merupakan tindak lanjut dari Rapim TNI, dan sebagai sarana untuk menyampaikan berbagai arah kebijakan Pimpinan TNI, dan Rapim TNI AL ini digelar dalam melaksanakan penyamaan persepsi dan pemahaman berbagai kebijakan Pemimpin pada perencanaan pembangunan TNI AL pada Tahun 2017 serta sebagai sarana evaluasi berbagai program yang digelar di Tahun 2016 lalu”, pungkas Ade.

Ia juga menyatakan, seiring dengan luas wilayah laut Indonesia maka diperlukan penambahan jumlah armada, untuk membantu tugas armada timur. Saat ini, Indonesia baru memiliki dua armada, yakni timur dan barat.

Baca juga :  Kasal Laksamana TNI Ade Supandi Melantik Panglima Kolinlamil Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., M.M

Ke depan dengan perluasan wilayah kita nanti, kita butuh tiga armada. Jadi Pangarmatim tidak terlalu berat karena wilayah armada timur itu dari mulai perairan Tegal sampai ke perbatasan Papua,” jelasnya.(Sunarto)

Editor : Rahmat Saleh

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru