oleh

Siapa Sosok Perempuan Tua Yang Selalu Menggandeng Sri Mulyani dalam Acara Penetapan Gedung Utama Kantor Pusat Ditjen Pajak

Jakarta, Kicaunews.com — Ada yang tidak biasa dari Menteri Keuangan Sri Mulyani saat memberikan pernyataan di hadapan wartawan.

Tangannya digandeng erat oleh seorang perempuan tua berkacamata yang mengenakan pakaian batik kuning keemasan.

Bahkan perempuan itu terus memegangi tangan Sri Mulyani saat keduanya berjalan menuju lift di lantai dua gedung yang berada di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan itu.

Kebersamaan keduanya sudah terasa saat menghadiri acara penetapan nama baru bagi gedung yang awalnya bernama Gedung Utama Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Kamis (19/1/2017).

Bahkan Sri Mulyani sempat memeluk erat perempuan tua yang bernama Ayu Resmayati, istri mantan Menteri Keuangan era Kabinet Pembangunan VI Mar’ie Muhammad itu.

Acara penetapan nama Mar’ie Muhammad sebagai nama Gedung Utama Kantor Pusat Ditjen Pajak memang menjadi momen haru bagi Ayu Resmayati.

Ia tak kuasa menahan tangis saat diminta untuk memberikan sambutan mewakili keluarga Mar’ie Muhammad.

Baginya, inilah penghargaan untuk jasa dan perjuangan suaminya yang belum lama berpulang. Mar’ie Muhammad tutup usia pada Minggu (11/12/2016).

Sebelum meninggal, Mar’ie sempat menjalani perawatan terlebih dahulu di RS Pusat Otak Nasional.

Mar’ie Muhammad adalah Menteri Keuangan era orde baru pada 1993-1998. Sebelum menjadi menteri, Ia juga sempat menjabat sebagai Direktur Jenderal Pajak pada 1988-1993.

“Hanya Allah saja yang dapat membalas semua perhatian dan kebaikan dan menjadikan bapak sebagai suri tauladan,” ujar Ayu sembari menahan tangis.

Haru yang menyelimuti Ayu juga hinggap di jajaran Kementerian Keuangan yang hadir dalam acara itu, tidak terkecuali Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sejak sosok yang dikenal dengan sebutan Mr. Clean itu berpulang pada 11 Desember 2016, perempuan yang kerap disapa Ani itu mengakui kehilangan salah satu mentornya.

Baca juga :  Pakar Hukum: Polri Wajib Dalami Kepemilikan Senpi Laskar FPI

Diakuinya, sosok Mar’ie begitu berbekas karena kerap memberikan bimbingan sejak ia diberikan amanah sebagai Menteri Keuangan di Kabinet Indonesia Bersatu pada 2005 silam.

Ani bahkan masih ingat betul pesan yang kerap disampikan Mar’ie Muhammad kepadanya. “Pesan yang paling sering diulang-ulang itu ‘hati-hati ya Ni!’. Fokus menjalankan fungsi perpajakan,” kata Ani.

Saat menyampaikan sambutan, ia bahkan tak kuasa menahan tangis. Bicaranya bergetar, patah-patah, saat menceritakan kenangan dan sosok Mar’ie Muhammad.

Sepanjang menjabat sebagai Menkeu hingga akhir hayatnya, Mar’ie dijuluki “Mr Clean” lantaran perjuangannya memberantas korupsi di lingkungan Kementerian Keuangan.

Keteladanan, kejujuran, integritas, komitmen, dan loyalitas Mar’ie Muhammad untuk membangun Indonesia dengan institusi yang bersih menjadikanya sosok yang dihormati dan diteladani oleh jajaran Kementerian Keuangan.

Padahal, saat Mar’ie menjabat sebagai Dirjen Pajak pada 1988-1993 dan Menteri Keuangan pada 1993-1998, Indonesia berada pada era yang begitu lekat dengan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru