oleh

Hujan Deras Di Perkirakan Hingga Februari, BMKG Himbau Warga Waspadai Keadaan Cuaca

KOTA TANGSEL, KICAUNEWS.COM — Warga Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kembali merasa was-was akan bahaya banjir yang kerap melanda wilayahnya. Pasalnya, hujan yang terus-menerus mengguyur sejak beberapa hari ini, diyakini dapat berpotensi menimbulkan banjir.

Datim (45) salah seorang warga Kampung Bulak, Pondok Kacang Timur itu mengungkapkan bahwa wilayahnya selalu menjadi bulan-bulanan banjir jika hujan deras mengguyur Tangsel. “Banjir disini sudah menjadi makanan sehari-hari,” kata dia, kemarin.

Datim bilang, meskipun sudah ada tanggul yang dibuatkan pemerintah daerah melalui dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tangsel di sekitar wilayah Kampung Bulak yang berfungsi untuk menahan luapan air kali Angke, namun hal tersebut bukan berarti wilayahnya bakal terbebas dari banjir.

“Mudah-mudahan dengan adanya tanggul bisa menjadi solusi mengurangi dampak banjir,” tuturnya.
Kekhawatiran akan adanya banjir akibat intensitas hujan yang terjadi selama seminggu belakangan ini, juga dirasakan oleh warga lain yang berdomisili di kawasan tersebut, Nirmala salah satunya. Ia pun berharap ada solusi dari pemerintah untuk mengatasi persoalan banjir tersebut.

”Melihat hujan yang turun hampir seharian, membuat masyarakat was was. Terutama banjir. Untuk itu, saya berharap pemerintah bisa cepat memberikan pertolongan dan solusi mengatasi banjir,” ujarnya.

Kepala Bidang Pelayanan Jasa pada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ll Ciputat, Kota Tangsel, Udin Nasik Hudin mengatakan, musim hujan yang terjadi saat ini di perkirakan akan terus meningkat. Puncaknya pun akan terjadi hingga Februari 2017 nanti. Dimana, hujan yang turun sejak malam hingga pagi hari ini, juga disertai angin kencang dengan kecapatan 10-30 kilometer perjam.

Perkiraan tersebut, hampir menyeluruh di bagian Tangerang Raya. Sedangkan untuk banjir itu sendiri, tidak sepenuhnya di pengaruhi oleh intensitas curah hujan itu sendiri, melainkan ada beberapa faktor lain yang menyebabkan banjir. Untuk itu, ia juga menghimbau masyarakat agar mewaspadai dampak musim hujan yang terjadi saat ini.

Baca juga :  Gerakan Mahasiswa, Buruh dan Getaran Suara Ali Taher Parasong Menggema di Parlemen

”Hujan turun disertai angin kencang. Bisa mengakibatkan pohon tumbang,” katanya.

Ia juga menyarankan agar pohon-pohon tinggi dan rimbun dan sudah cukup tua serta papan reklame terutama yang berada di pinggir jalan raya, agar dilakukan pemotongan dan pemeriksaan intensif. Hal ini sebagai antisipasi supaya tidak mebahayakan masyarakat.

”Potensi kecepatan angin sampai 10-30 kilometer perjam. Namun bisa juga melebihi 30 kilometer perjam, angin dipastikan sangat kencang,” bebernya.

Sementara potensi terjadinya angin puting beliung, Udin mengaku hal tersebut tidak bisa di prediksi. Namun, Udin menyarankan kepada masyarakat agar melihat faktor alam seperti tanda-tanda panas, tumbuh awan gelap.

”Angin puting beliung, tidak bisa ditebak, sebelumnya bisa dilihat dari tanda alam saja. Untuk itu, masyarakat perlu waspada,” tandasnya.(HD)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru