oleh

Cuaca Tidak Menentu, Petani Garam Indramayu Buat Inovasi ‘Kebun Garam’

Indramayu, kicaunews.com — cuaca yang tidak menentu di akhir tahun 2016 sampai memasuki awal Tahun 2017 membuat petani Garam khususnya di Indramayu gagal panen sampai-sampai hampir seluruh petani garam gulung tikar.

Tapi berbeda dengan sosok petani garam H. Wiji Fatah Fadillah asal Luwunggesik Kecamatan Krangkeng Kab. Indramayu tak membuat kehabisan akal dan membuat terobosan-terobosan dalam menyikapi permasalahan para petani garam khususnya di indramayu.

Wiji saat ditemui kicaunews.com di tambak garam miliknya mengungkapkan, saya miris dengan kondisi para petani diwilayah saya. Bermodalkan pengalaman dan esperimen yang saya lakukan, alhamdulillah membuahkan hasil.

“Walau Cuaca buruk, kami masih bisa panen garam,” katanya.

Inovatif Tambak Garam Hasil Karya H. Wiji

Saat ditanya apa yang menjadi terobosan dan esperimen, H. Widi menuturkan, saya membuat beberapa terobosan dan esperimen seperti memodifikasi ide kreatif dalam membuat tambak garam. Tambak garam yang saya buat cukup sederhana seperti bahan matrial dari plastik dan bambu diatas lahan tanah untuk tambak yang berbentuk prisma dan seperti melingkar.

“Dengan metode yang saya praktekan, alhamdulillah saya bisa panen garam perharinya tanpa memikirkan cuaca buruk,” akunya.

Masih kata H. Wiji, produk hasil percobaan saya ini tergolong mudah dan efisien serta kekuatannya sampai 5 tahun lama. Dengan begitu, masih banyak kekurangan dalam esperimen ini. “walau masih banyak kekurangan, saya terus akan kembangkan sampai sempurna,” akunya.

Tidak sampai disitu, H. Wiji yang memulai usahanya sejak masih sekolah sampai saat ini berumur 47 Tahun terus memberikan dan mencontohkan kepada petani lainnya. “Sekarang ada beberapa petani yang sudah saya kader dan saya arahkan dan alhamdulillah berjalan,” jelasnya.

Dari pantauan kicaunews.com dilokasi, H. Wiji sudah banyak membuat merambah garam miliknya dan terus dikembangkan. “Mudah-mudahan esperimen ini bisa membuat para petani garam bisa lebih berkembang,” tandasnya.(Ky) 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru