oleh

PERINGATAN MALARI 2017 AMANKAN JOKOWI DARI AHOK

Jakarta, Kicaunews.com — Umar Husen, Joko Edi, Hariman Siregar, Bursah Zarnubi, Syahrazad, Rayakan Malam Tahun Baru 2017, Nyanyi, Orasi Malari, Makan Ikan Bakar di Markaz Perkumpulan Gerakan Kebangsaan, Tebetimur Dalam, Jakarta (Mahdi)

PERINGATAN MALARI 2017 AMANKAN JOKOWI DARI AHOK

Peringatan Malapetaka 15 Januari 2017 / Malari, Pagi, di Balai Sarbini jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, dihadiri banyak tokoh rekan Dokter Hariman Siregar (FKUI) sang Pemberontak Orba menghadapi Presiden HM Soeharto yang banyak Utang ke Jepang, disajikan kitab “ Gerakan Polpulisme “ termasuk fikiran Iawan Jaya Azis (AS).

Berlainan dengan Peringatan Malari 2016 bagaimana turunkan Jokowi, 2017  Amankan Jokowi yang hoax berantas Korupsi dengan Blusukan yang awalnya akan menolong rakyat kini berbalik.

Anehnya Elit RI yang sibuk bebal, masih tak mengerti bila rakyatnya tak percaya dan Ahok anggap rakyatnya tak penting karna bisa difasilitasi, itulah yang melahirkan Gerakan Populis / Perlawanan seperti yang dilakukan     DonalT dengan kembangkan nilai AS “HAM & Demokrasi “ bersama 350 juta Penduduknya, sehingga tiap hari memprodux 350 juta Coca cola dengan Pasar bebas kalahkan pasr bebas Cina yang Penduduknya lebih besar.

Produsen tinggi AS seperti Senjata, Obat, Film berdampak makin banyak Pengangguran sehingga terpaksa bikin Pabriknya di Manca.

5 hari usai Peringatan Malari 2017, Donalt resmi Presiden AS, maka Produx asing yang masuk AS dipajak tinggi termasuk Produx AS yang berada di Manca dan Tax Amnesti RI Deklarasi Hoax.

Donalt kesal dengan Obama yang kacaukan Timteng dan akan pindahkan Proyek ke Yerusalem yang akan pancing kemarahan OKI.

AS terbiasa niaga mandiri urus domestik seharusnya ditiru RI, kendati Fasism Donalt anggap remeh RRC, namun kerjasama dengan RRC membagi dunia akan menghadapi Cina non RRC dan ASEAN membendung Komumis, kecuali Philipina pro RRC.

Baca juga :  Berikan Pemahaman Politik, Kemendagri Gandeng Mahasiswa Gelar Seminar

Reflexi 2017 HarimanS nyatakan, Kebangkitan oposan Populisme Donald Triump (Presiden AS) tanpa Ideologi kecuali perasaan Nasionalism dan Primordial, yang Tak percaya pada Elit, Birokrasi, Estabilishment Wall Street dan Washingtone, Islam, Imigran, Impor.

Islamophoby AS kerjasama dengan Iran hadapi Wahabi di Tinteng, akan berdampak ke RI negara terbesar Islam.

HarimanS tiap Reboan sore langsung Pimpin Diskusi di Markaz Indemo Indonesian Forum Democration) jalan Lautze, Krekot, Pasar baru, Jakarta Pusat dengan Modrator Isti Nugroho membahas isu / kasus pulitik aktual menampilkan seorang Panelis ragam latar belakang yang juga dihadiri varian sirkulasi para aktivis Pluralis Ideologi dan grup yang kurang saling sapa, seperti dari Guntur 49 (Sri Bintang Pamungkas), GPII (Karman BM), HMI, Bani PKI, Petisi 50 (DR JudilHerry Justam), Forjis (Forum Jaringan Islam Sosialis).

Extra Kegiatan HarimanS juga Musabaqoh Catur yang banyak libatkan para mantan aktivis / politisi  dan Malam Tahun Baru 2017 bersama para aktivis Bernyanyi Bakar Ikan di selenggarakan di Markaz Partai Bintang Reformasi Pimpinan Bursah Zarnubi, Jalan Tebetimur Dalam, Jakarta Selatan. (Mahdi)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru