oleh

Jamkrindo : 2017 Target Realisasi Aktivitas Tumbuh Naik 20 Persen

Jakarta, KICAUNews.com – Awal tahun 2016, Perum Jamkrindo berupaya bertumbuh secara agresif dengan road map penguatan daya saing untuk meningkatkan kinerja dan kompetensi perusahaan dalam menghadapi persaingan menuju perusahaan penjaminan terdepan yang mendukung perkembangan perekonomian nasional sebagaimana perumusan visi, misi dan tata nilai perusahaan yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun Buku 2016.

Direktur Utama Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo), Diding S Anwar, untuk menghadapi itu semua dirinya mengatakan, terus berupaya untuk meningkatkan kinerja dan kompetensi perusahaan untuk menghadapi persaingan menuju perusahaan penjamin terdepan yang handal dan terkemuka guna mendukung perkembangan perekonomian nasional.

“Kinerja perusahaan tahun ini telah berjalan dengan baik dan meningkat pesat dibandingkan dengan kinerja tahun lalu,” ucap Diding dalam konferensi pers di Gedung Jamkrindo, Lantai 10, Kemayoran, Jakarta, Rabu (28/12/2016).

Diding juga menjelaskan, melihat dari kinerja perusahaan manajemen berhasil membukukan kinerja yang cukup baik dan memuaskan.

“Total realisasi jumlah kredit yang dijamin sampai dengan tanggal 22 Desember tahun 2016 tercatat sebesar Rp 113,91 Triliun atau sudah mencapai 99,05 persen dari target yang ditetapkan tahun ini sebesar Rp 115 triliun. Porsi terbesar 104,95 persen atau Rp 68,218 triliun diperoleh dari penjaminan Non KUR dan sisanya penjaminan KUR sebesar Rp45,689 triliun,” paparnya.

Sedangkan total realisasi jumlah kredit yang dijamin sampai dengan tanggal 22 Desember tahun 2016 konsolidasian sebesar Rp 122 triliun.
Sementara realisasi jumlah kredit yang di jamin dibandingkan dengan tahun lalu meningkat sebesar 90,08 persen (realisasi kredit yang dijamin pada posisi yang sama tahun lalu Rp 59,8 triliun).

“Total Aset sampai dengan 22 Desember 2016 berkisar Rp 13 triliun atau meningkat pada posisi yang sama tahun lalu, begitupun pencapaian ekuitasnya meningkat menjadi sekitar Rp 10 triliun,” ungkapnya.

Baca juga :  Brimob Polda Jabar Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19 Dengan Bagikan Sembako

Menyongsong tahun 2017, Mantan Dirut Jasa Raharja ini menambahkan Perum Jamkrindo mengusulkan kepada pemilik modal (KBUMN) target volume penjaminan tahun 2017 sebesar Rp 145 triliun. Porsi kredit di luar kredit usaha rakyat (KUR) masih akan menjadi kontributor utama terhadap penjaminan kredit tahun depan yakni untuk penjaminan kredit Non KUR masing-masing sebesar Rp. 96 triliun dan penjaminan Kredit KUR sebesar Rp. 50 triliun. Sedangkan target volume penjaminan konsolidasian tahun 2017 sebesar Rp 156 triliun.

“Strategi Perum Jamkrindo tahun 2017 adalah pengelolaan database pemeringkatan UMKM, pendampingan dan konsultasi manajemen terhadap UMKM dengan bekerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi terkahit pada 29 November dengan 7 Perguruan Tinggi. Perusahaan juga melakukan pemeringkatan UMKM bersama yang sudah dijalankan bersama mitra berdasarkan PP No. 1/2016 dimana Perum Jamkrindo ditunjuk sebagai Lembaga Pelaksana Penjaminan Sistem Resi Gudang (SRG), guna meningkatkan kesejahteraan petani untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional sesuai nawacita Pemerintah. Hal lainnya adalah menambah mobil unit pelayanan penjaminan di seluruh unit kerja Perum Jamkrindo,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru