oleh

Kementerian Perdagangan Memastikan Stok Kebutuhan Pokok Mencukupi Hingga 4 Bulan

Jakarta, Kicaunews.com — Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan stok kebutuhan pokok mencukupi hingga empat bulan ke depan.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan, dengan tersedianya stok di lapangan, maka diharapkan tidak ada kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Hasil pantauan kami menunjukkan relatif stabil, pasokan distributor cukup dan aman serta kondisi pelabuhan berjalan lancar,” ujar Enggartiasto saat konfrensi pers di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (23/12/2016).

Terkait komoditas beras, Kemendag telah berkoordinasi dengan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) dan Pasar Induk Beras Cipinang.

“Mengenai beras, kami sudah bicara dengan Perpadi dan Pasar Induk Cipinang. Mereka menyatakan minimun tiga sampai empat bulan ke depan aman, biasanya dengan perputaran 25 hingga 30 ribu ton beras per hari,” tambahnya.

Mendag menjelaskan, selain stok beras milik Perpadi dan Pasar Induk Cipinang, beras stok milik Perum Bulog juga mencukupi kebutuhan hingga bulan Mei 2017 mendatang.

Namun, dirinya tidak menyebutkan berapa keseluruhan stok beras di Indonesia jelang Natal dan Tahun Baru 2017.

“Stok Bulog juga aman sampai bulan Mei 2017, dengan ini tidak ada kekhawatiran stok beras karena bulan Maret dan April sudah memasuki masa panen,” jelasnya.

Dengan itu, pihaknya menjamin untuk Hari Natal dan Tahun Baru 2017 tidak ada gejolak harga beras akibat kekurangan stok.

“Jadi dengan demikian tidak ada alasan gejolak harga dari stok beras,” tegasnya.

Sementara itu, dari hasil pemantauan yang dilakukan di sejumlah pasar yang menjadi sentral perdagangan barang kebutuhan pokok seperti di DKI Jakarta, Bandung, Cirebon, Kuningan, Palembang, dan Medan, Kupang, Manado, Ambon hingga Manokwari, harga beberapa komoditas terpantau turun.

Harga cabai merah keriting, cabai merah besar, dan bawang merah per tanggal 22 Desember 2016 turun dibandingkan minggu lalu. “Namun, di beberapa daerah juga terdapat kenaikan harga,” kata Enggartiasto.

Baca juga :  Menjelang Idul Fitri, Harga Daging Stabil, HMB: Pemeritah Harus Tetap Waspada

Adapun untuk komoditas gula dan minyak goreng, Kemendag juga telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait mulai dari produsen, distributor hingga ritel, dan dinyatakan pasokan tersedia dengan harga stabil.

“Sejak sekarang stok gula konsumsi aman sampai empat bulan. Minyak goreng terjadi kenaikan sedikit pada satu dua minggu lalu dan sudah saya panggil (produsen) tidak boleh ada kenaikan dan disepakati tidak boleh keluar dari harga acuan,” pungkasnya.

Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru