oleh

Dituding Menghamili Janda, Oknum Guru di SMPN 4 Langkaplancar Menyangkal

Pangandaran, kicaunews.com — Hak Jawab Tentang  Pemberitaan terkait ada oknum guru di SMP 4 Langkaplancar di KICAUNews.com dengan judul selengkapnya : “OKNUM GURU SMP N 4 LANGKAPLANCAR DIDUGA HAMILI JANDA ANAK 2” Tertanggal 12/10/2016  menemui titik terang. Terungkap oknum guru yang diduga menghamili janda mengatakan bahwa semua itu tidak benar.

“Saya tidak melakukan apa-apa dan saya betul-betul tidak melakukan perbuatan itu dan saya membuka internet di dalam berita 3 (tiga) media Online ada kata-kata istri itu sudah hamil 4 bulan ternyata Dari hasil pemeriksaan kemarin dari ibu bidan Desa Bojong didampingi sama ibu sekdes hasilnya negatif kata (anggrek),” kata oknum Guru SMPN 4 Langkaplancar Inisial (A) kepada kicaunews.com saat ditemui sabtu (17/12/2016).

Oknum Guru berinisial (A) Pun menyangkal bahwa tanggal 1 September saya tidak datang ke rumah karena saya lagi Gajihan di sini di sekolah induk, Kalau tanggal 6 September 2016 hari Selasa saya lagi di Bungur dan berangkat pun lewat selasari pulang pun jalan selasari.

“Kalau untuk yang dikatakan salah satu keluarga yang menuduh saya menghamili Pernah melihat saya itu pasti sebab Kadang-kadang dari sini ada jam di Sana, Kebetulan lewat tapi saya lewat jalan Ciparingga, karena jauh,” kata si (A)

Di tempat yang Sama kepsek (Endang Duki) didampingi Wakasek mengatakan Dengan adanya pemberitaan  di 3 media Online,  saya di Panggil Sekretaris Dinas untuk mengkrakifikasi serta menjelaskan. “alhamdulillah sudah sinkron masalah ini,” kata Endang kepala sekolah SMPN 4 Langkaplancar.

“prihal ada guru Kami yang diduga hamili Janda itu Tidak benar dan guru kami tidak Melakukanya. Karena Sudah Di Periksa tidak Hamil, Oleh Bidan,” tambah Endang menjelaskan

Masih Kata Kepsek SMP 4 Langkaplancar Mengatakan, perihal menghindar dari wartawan dengan alasan saya buru-buru mau ke Tasik itu, saya minta maaf bukannya saya menghindari wartawan atau menutup-nutupi permasalahan karena Saya Benar-benar Terburu-buru.

Baca juga :  Gelar Perpisahan, SMK Negeri 1 Padaherang Lepas 476 Siswa

Sementara Menurut kepala desa bojong ading mengatakan dan membenarkan bahwa yang dikatakan Oknum guru inisial (A) bahwa inisial (D) benar-benar tidak menghamili dan dilakukan tespek kehamilan oleh Bidan Tri Wahyuni Dilakukan tespek dua kali, untuk kepala desa cuman Sebatas itu untuk membuktikan bahwa inisial D tidak hamil.

Menurut Wakasek, Saat Mempertanyakan Kebenaran isu yang di Lakukan oknum guru disekolahnya inisial (A), Bahwa (A) Tidak Melakukan Perbuatan itu Andai Perkembangan Menyudutkan Inisial (A) maka Kami akan Mengambil Jalur Hukum Karena inisial (A) merupakan intitusi Organisasi Pendidikan karena Kejadian ini Mau tidak Mau intitusi jadi Tercoreng dan Harus di adakan Klarifikasi dulu,  Tapi itupun Kalau Benar-benar inisial (A) Tidak melakukan,” Paparnya.

Di tempat terpisah, “lia Keponakan (bunga) membenarkan mengatakan hasil dari pemeriksaan bidan bahwa inisial (bunga) dari Hasil Tespek Tes kehamilan bidan di Desa Bojong bahwa inisial (bunga) tidak hamil. Ungkapnya. (Agus Salim)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru