oleh

Oknum Guru SMP N 4 Langkaplancar Diduga Hamili Janda Anak 2

Pangandaran, Kicaunew.com – Dunia pendidikan di Kabupaten Pangandaran kembali tercoreng akibat ulah Oknum Guru di salah satu SMP N 4 Langkaplancar, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran. Oknum guru tersebut menghamili seorang janda Beranak 2 (Dua) hingga hamil 4 bulan.

Oknum Guru tersebut berinial A (53) yang merupakan warga Desa Selasari. Janda yang digaulinya hingga hamil tersebut berinisial D (40) yang beralamat di dusun Bentar Desa Bojong. Terungkapnya kasus tersebut berawal dari pengakuan (D), kepada Pihak Keluarga, Dia tengah mengandung anak dari ( A) sudah 4 bulan.

Menurut Keluarga (D), Lia keponakan mengatakan Kalau dari Pihak keluarga, tidak Menuntut, Apa-apa Cuman meminta pertanggungjawaban Dari Pihak inisial (A) untuk Bertanggung Jawab, andai Anak itu Lahir nanti Tidak ada Bapak nya saya pihak keluarga Malu, dan Bagaimana Nasib anak tersebut, papar Lia.

Menurut inisial (D) Bahwa anak yang  dikandung, di Perutnya adalah anak (A) dan murni tidak ada laki-laki lain Selain (A) dan saya melakukan hubungan intim Bersama (A) Saling Suka, dan dilakukan 2 Kali di Rumah saya, pertama saya Lakukan Tanggal 1 September 2016 dan yang kedua Kalinya Saya lakukan Tgl 6 September 2016. Masih sama di rumah Saya dan Sekarang Saya Hamil Anak (A) kata (D).

Menurut Kepala Desa Bojong, Ading, saat di Komfirmasi lewat telepon Seluler, membenarkan atas kejadian tersebut. Disebutkannya, persoalan itu Lagi diselesaikan dengan jalan musyawarah di tingkat Desa. Dan kepala Dusun Bentar, untuk melakukan Penyelidikan di karenakan permasalahan ini Belum Jelas dan masih Simpang siur Dan Saya akan Melakukan Pemanggilan dulu kepada Oknum berinisial (A) untuk Kroscek Kebenarannya.

Saat Awak Media pun Saat mau Konfirmasi ke Kepala Sekolah, Endang Duki Spd  Dan Kebetulan ketemu di Depan Sekolah dan awak media Meminta Waktu 10 menit Dadang  menolak dengan alasan Buru-buru mau Ketasik dan Langsung Pergi Tidak menghiraukan media, terkesan Menghindari. (Agus/Budi)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru