oleh

PN GMII :Hari Anti Korupsi Internasional, KPK harus Independent

Jakarta, Kicaunews.com — Hari Anti Korupsi Internasional 9 Desember 2016 yang jatuh pada Hari Jum’at, Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia dirayakan tiap tahun sejak PBB mengeluarkan Konvensi Anti Korupsi pada 31 Oktober 2003. Tujuan peringatan Hari Anti Korupsi sama dengan maksud dikeluarkannya konvensi ini yakni untuk mempromosikan strategi pemberantasan korupsi yang lebih efisien dan efektif , memfasilitasi kerjasama internasional dan bantuan tehnis dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, serta meningkatkan integritas, akuntabilitas dan manajemen urusan publik yang baik.

PN GMII mengadakan Pengajian sekaligus memberikan pemahaman bagaimana korupsi dalam perspektif islam kepada masyarakat di seputaran markas besar Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia.

Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia adalah Bentuk atau wadah Mahasiswa islam dalam memerangi setiap tindakan para pemangku kebijakan yang tidak pro terhadap masyarakat, atau tidak sesuai amanah konstitusi serta ajaran Agama Islam.

PN GMII juga mengkritisi bagaimana para Pejabat Publik yang notabene Politisi berasal dari parpol dalam melakukan aksi 412, dan PN GMII juga turut menghimbau agar BPK mengaudit kas pelaksanaan, jika itu donasi dari para pengusaha-pengusaha maka kpk harus turut mrncurigai adanya upaya pelanmggaran tindak pida korupsi dan pencucian uang di balik aksi tersebut.

Maulana Ikhsannul Haq Ketua bidang PN GMII menyayangkan adanya pelanggaran korupsi di aksi 412, yaitu bagaimna pemakaian fasilitas Hari Bebas tanpa kendaraan. Kareana baginya korupsi adalah pengambilan hak atas hak yang telah di undangkan dalam bentuk perundang-undangan. Semangat ini di ambil dalam ajaran islam, bagaimana menegakkan amal ma’ruf nahi munkar.

Terkait dengan korupsi, masih ada jalan panjang reformasi ke depan untuk Indonesia. Korupsi sangat menghambat negara ini dalam merealisasikan potensi ekonomi dan menyebabkan ketidakadilan yang signifikan di masyarakat Indonesia karena sebagian kecil orang mendapatkan manfaat yang amat besar dari lembaga korup. Tapi pujian/penghargaan harus diberikan kepada kebebasan media Indonesia dan KPK karena keduanya memainkan peran penting dalam pemberantasan korupsi.

Baca juga :  Yusril : PBB AKAN MENJADI KEKUATAN ISLAM MODERAT UNTUK MEMAJUKAN BANGSA DAN NEGARA

Dan di hari ini PN GMII menginginkan KPK kembali menjadi Garda Terdepan dalam penegakkan atas pelanggaran tindak pidana korupsi dan menjaga semangat independensi di tubuh KPK.

( A Widhy )

Editor : Rahmat Saleh

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru