oleh

Pertambangan Mineral Bukan Logam Wajib Miliki IUP

Jakarta, Kicaunews.com — Setiap usaha pertambangan mineral bukan logam dan batuan wajib memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP). Hal ini sebagai acuan penarikan pajak baik orang pribadi atau badan usaha yang mengambil mineral bukan logam dan batuan.

Untuk penerbitan izin tersebut sudah menjadi kewenganan pemerintah provinsi sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Tetapi izin usaha pengelolaan mineral bukan logam dan batuan yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pertambangan dan Energi masih berlaku dan dapat melaksanakan kegitan sampai masa berlakunya habis.

“Untuk itu, enam bulan sebelum berakhirnya izin usaha pertambangan mineral bukan logam dan batuan, segera mengurus perpanjangan ke Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi dan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu,” terang Maulidiyah, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Berau.

Dijelaskannya, prosedur penerbitan Izin Usaha Pertambangan mineral bukan logam dan batuan diberikan melalui tahapan pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP), dan melakukan pembayaran percadangan wilayah dan pencetakan peta sebesar Rp 5 juta ke rekening Kementrian ESDM, dan pemberian IUP.

Sementara ketentuan perizinan WIUP, untuk komuditi mineral bukan logam yaitu pemegang IUP eksplorasi diberi paling sedikit 500 hektare. Komuditi batuan paling sedikit 5 hektare dan maksimal 25.000 hektare. Sementara pemegang IUP operasi produksi diberi WIUP dengan luasan maksimal 5.000 hektare dan batuan maksimal 1.000 hektare.

“Ketentuan IUP eksplorasi mineral bukan logam dan batuan paling lama dalam jangka waktu 3 tahun dan pemegang IUP eksplorasi wajib menempatkan jaminan kesungguhan sebesar Rp 1 juta untuk luasan di bawah 10 hektare. Untuk luasan 10 hektare lebih, besaran jaminan Rp 500 ribu per hektare,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Maulidiyah, ketentuan IUP operasi produksi diberikan sesuai hasil eksplorasi dengan ketentuan, untuk mineral bukan logam paling lama 10 tahun dan dapat diperpanjang 2 kali, masing-masing 5 tahun. Dan untuk batuan paling lama 5 tahun dan dapat diperpanjang 2 kali.

Baca juga :  Kapolsek Cisaga Pimpin Apel Pagi Pengamanan Pilihan Kades PAW Desa Tanjungjaya Kecamatan Cisaga

PROKAL.CO

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru